BERBAGI
Foto Bersama : Ketua DPRD Kota Semarang, Kadar Lusman, SE (Tiga dari Kiri) seusai Dilaog Publik di Gedung Pers, Semarang, Senin (10/02)

Semarang, Warta Nasional – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang, Kadar Lusman, SE mengapresiasi kinerja wartawan di lingkup Kota Semarang.

“Saya kira wartawan Kota Semarang ini top banget lah”, katanya dalam sesi dialog publik Mugas Center yang diselenggarakan oleh kerjasama DPRD Kota Semarang dengan PWI Jawa Tengah di Gedung Pers PWI Jateng Semarang, Senin (10/02).

Pilus sapaan akrab Kadar Lusman, SE juga menambahkan dirinya dan DPRD Kota Semarang senantiasa memberikan fasilitas dalam rangka mendukung kerja wartawan yang ada dan memberikan akses terbuka lebar dalam memberikan fasilitas peliputan kepada media atau wartawan.

“Biar sama-sama ngetren, kan kita bisa saling sinergi dan bergerak bersama membawa Semarang lebih hebat dan maju,” sambungnya.

Dalam rangka Hari Pers Nasional (HPN) 2020 dan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-74 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Pilus turut menyampaikan selamat kepada insan pers di manapun berada.

“Saya teringat pesan Bung Karno bahwa pers itu ibarat matahari, yang mampu menerangi bumi,”pungkasnya.

Sementara itu, Ketua PWI Provinsi Jawa Tengah, Amir Machmud NS mengingatkan wartawan untuk tetap berada pada jalur optimisme dan penuh profesionalitas.

“Kita berada di era transisi dari pers konvensional ke pers digital yang akan membawa pada perubahan kultur kehidupan pers,” katanya.

Terkait profesionalitas wartawan, Amir mengatakan pihaknya telah melakukan banyak upaya untuk memenuhi hal tersebut diantara dengan melakukan uji kompetensi wartawan (UKW).

“Kami di PWI Jawa Tengah terus berkeliling Jawa Tengah untuk melakukan pembinaan wartawan, kami juga adakan UKW begitu masif, ya biar wartawan ini kompeten, profesional dan berkualitas,” imbuhnya.

Ketua SMSI Jawa Tengah, Setiawan Hendra Kelana menambahkan banyaknya media online akibat mudah dan murahnya membuat website. Namun sesuai aturan, media haruslah berbadan hukum khusus pada bidang penerbitan.

“Bisa dalam bentuk PT, yayasan, ataupun koperasi. Tapi maksud dan tujuannya khusus untuk penerbitan, bukan dicampur dengan kontraktor atau lainnya.”

Maraknya media online diharapkan berdampak positif dalam ikut memviralkan kearifan lokal. Untuk itu, dibutuhkan SDM yang kompeten dan profesional dalam mengelola media.

Turut hadir dalam dialog publik tersebut Pakar Hukum, Dewang Purnama SH MH, turut memberikan apresiasi atas kerja wartawan sejauh ini.

“Saya berpesan untuk wartawan agar tidak takut terhadap ancaman kriminalitas,” ujarnya.

Ia mengakui, memang ada banyak kasus kriminalitas terhadap wartawan, namun sejauh ini kasus-kasus tersebut sudah ditangani dengan baik.

“Kita sudah jelas punya Undang-undang (UU) yang mengatur keberadaan wartawan dalam melakukan peliputan,” pungkasnya. (WN-003)

Editor : Hanifah