BERBAGI
Mahasiswa KPM STIA Nasional Lhokseumawe saat menyampaikan agar siswa di Aceh Utara cerdas menggunakan media sosial dan tidak mudah percaya terhadap berita hoaks dalam sebuah sosialisasi, Selasa (18/2).(Istimewa)

LHOKSUKON, ACEH, Warta Nasional – Mahasiswa praktik Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) dari Kampus STIA Nasional Lhokseumawe mengajak siswa- siswi di Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh untuk lebih cerdas menggunakan media sosial dan tidak mudah percaya berita hoaks atau bohong.

Ajakan itu disampaikan mahasiswa KPM dari Kelompok 5 yang sedang praktik di Aceh Utara kepada siswa siswi SMAN 1 Tanah Luas, SMKN 1 Tanah Luas, SMAN 1 Matangkuli dan MAN Matangkuli dalam sebuah sosialisasi, Selasa.

“Sosialisasi yang kami adakan tadi di 4 sekolah di Aceh Utara itu di antaranya tentang penerimaan mahasiswa baru di STIA, bahaya narkoba dan sosialisasi tentang berita hoaks,” kata Ketua Mahasiswa KPM STIA Nasional dari Kelompok 5, Musyawir di Aceh Utara.

Menurut Musyawir saat ini hoaks telah menjadi momok bagi keharmonisan berbangsa dan bernegara, sehingga telah menjadi ancaman tersendiri bagi kehidupan banyak orang.

Apalagi saat ini internet dan teknologi semakin canggih dan seiring dengan itu pula ada orang yang tidak bertanggung jawab memanfaatkannya untuk penyebaran informasi negatif.

“Untuk diketahui bahwa bahaya hoaks begitu besar dampaknya, maka kita perlu mengedukasikan kepada kawula muda terutama siswa siswi agar tidak mudah percaya dengan berita yang belum tentu kebenarannya tersebut,” kata Musyawir menerangkan.

Dalam kesempatan itu pula pihaknya berharap agar siswa siswi untuk benar- benar terlebih dahulu menelaah setiap informasi yang didapatkan, sehingga akan diketahui apakah kabar tersebut benar adanya atau tidak.

“Intinya jangan menelan mentah- mentah setiap informasi yang didapat, apalagi langsung menyebarkannya lagi, mari kita sama- sama cerdas dalam menggunakan media sosial,” ajaknya.

Dikatakan adapun sosialisasi dengan pemateri dilakukan secara bergantian itu digelar pihaknya sebagai bentuk kepedulian mahasiswa STIA Nasional Lhokseumawe terhadap generasi muda, untuk mewujudkan generasi yang bersih dan bebas dari narkoba serta tidak terprovokasi terhadap berita bohong atau hoaks. (Ant/WN)