BERBAGI
Badan Nasional PenanggulanganTeroris (BNPT) RI mengelar lomba menulis tentang pencegahan terorisme dengan hadiah puluhan juta rupiah(Istimewa)

SUNGAILIAT, BANGKA, Warta Nasional – Badan Nasional PenanggulanganTeroris (BNPT) RI mengelar lomba menulis tentang pencegahan terorisme dengan hadiah puluhan juta rupiah. Lomba ini diselenggarakan khusus untuk kalangan jurnalistik, yakni wartawan dan pers kampus.

Ketua Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Bangka Belitung (Babel), Sri Wahyuni, mengatakan, ketentuan naskah yang dilombakan adalah karya indepth reporting dan sudah terbit di media massa cetak maupun online.

Tema lomba jurnalistik BNPT ini, yakni “Mencegah dan Menghadapi Aksi Radikal Terorisme”.

“Ada beberapa sub tema. Pertama, pengungkapan potensi dan atau jaringan radikal terorisme, dua Pengungkapan jaringan bisnis terkait radikal terorisme, tiga perjuangan penyintas dalam menghadapi hidup pasca aksi terorisme, ke empat kerja nyata kelompok masyarakat atau individu dalam merawat kearifan lokal, toleransi dan keberagaman,” jelasnya.

Syarat naskah minimal 3000 karakter, deadline-nya pada tanggal 12 November 2020. “Untuk informasi lebih lanjut bisa buka di www.fkptcenter.or.id,” tambahnya.

Selain kegiatan lomba jurnalistik, BNPT, melalui FKPT Babel juga akan menggelar kegiatan literasi informasi dalam pencegahan terorisme, di Pangkalpinang.

Kegiatan ini akan menghadirkan peserta dari Babinsa, Babinkantibmas, Humas pemda, wartawan, penggiat media sosial, para tokoh dari tokoh pemuda, tokoh masyarakat dan tokoh agama.

“Ada beberapa sesi kegiatan yang akan kita adakan, tentang upaya pencegahan aksi terorisme. Acara ini kita kemas dengan apik dengan konsep Ngopi Coi,” katanya.

Kegiatan pertama, lanjutnya melakukan talk show on air di radio, paparan, diskusi, sampai kerja kelompok. Materi yang disampaikan yakni tentang tsunami informasi dalam dunia maya, ciri-ciri hoax, internet sebagai media propaganda. Narasumbernya dari BNPT dan FKPT Babel.

“Tujuannya membuka wawasan bersama, dalam upaya menangkal aksi radikal terorisme di masyarakat,” tutupnya. (Ant/WN)