Ikan laut diolah oleh pelaku usaha di Lampung Timur(Istimewa)

LAMPUNG TIMUR, Warta Nasional – Pemerintah Kabupaten Lampung Timur mengeluarkan surat edaran untuk pelaku usaha dan satuan pendidikan semua tingkatan
di wilayahnya dalam rangka mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19 agar tidak merebak.

Surat Edaran Bupati Lampung Timur nomor 360/07-31-SK/II/2020 tentang siaga Covid-19 ditujukan untuk pelaku industri, usaha, pariwisata, jasa pengiriman pekerja migran Indonesia, diterima Antara di Lampung Timur, Selasa, Bupati Lampung Timur Zaiful Bokhari meminta pelaku usaha bekerja sama dengan dinas terkait untuk mengambil langkah mencegah penyebaran corona dengan semakin meningkatkan kebersihan lingkungan tempat usaha.

Pelaku usaha melakukan penyemprotan desinfektan pada lingkungan tempat usaha sebagai upaya pencegahan dini.

Pelaku Usaha menyediakan hand santizer atau Sabun di lingkungan tempat usaha yang diletakkan di tempat-tempat yang mudah dijangkau atau dilihat oleh karyawan atau pegawai.

Pelaku usaha menyiapkan masker bagi seluruh karyawan atau pegawai. Pelaku Usaha Jasa Pengiriman Pekerja Migran Indonesia (PMI) memantau dan wajib melaporkan setiap pekerja migran Indonesia yang pulang dari luar negeri kepada Dinas Koperasi, UKM dan Tenaga Kerja.

Pelaku Usaha berperan aktif untuk memberikan laporan kepada Fasilitas Kesehatan atau Puskesmas terdekat atau menghubungi Call Center dengan Nomor 0853-6994-6789 apabila mengetahui ada karyawan atau pegawai yang mengalami gejala penyakit dengan ciri-ciri menyerupai Covid-19.

Adapun Surat Edaran Bupati Lampung Timur Normor : 360/072.b/31-SK/III/2020 tentang pencegahan Covid-19 untuk satuan pendidikan, Bupati Lampung Timur Zaiful Bokhari minta diambil langkah-langkah sebagai berikut, kegiatan belajar mengajar (KBM) pada Satuan Pendidikan, PKBM dan Lembaga Kursus dan pelatihan dilaksanakan di rumah sejak 17 Maret sampai dengan 31 Maret 2020.

Satuan pendidikan menjadwalkan piket untuk menjaga kebersihan lingkungan sekolah. Satuan pendidikan menyelenggarakan pembelajaran jarak jauh atau berbasis web. Untuk para siswa dan guru apabila tidak ada kepentingan yang mendesak diimbau untuk tetap berada di rumah.

Kepala sekolah, dewan guru dan peserta didik agar dapat tetap melaksanakan Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS) seperti, mencuci tangan
dengan air dan sabun, makan teratur, membuang sampah pada tempatnya serta menggunakan jamban bersih dan sehat.

Satuan pendidikan melakukan penyemprotan desinfektan dan menyiapkan tempat pencuci tangan dan hand sanitizer di setiap ruang kelas dan kantor.

Satuan Pendidikan mengoptimalkan fungsi UKS.
Membudayakan bersalaman tidak dengan melakukan kontak langsung. (Ant/WN)