BERBAGI
Sejumlah warga Kabupaten Tangerang, Banten, mengurus adminstrasi kependudukan di kantor Disdukcapil setempat. (Istimewa)

TANGERANG, Warta Nasional – Aparat Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Tangerang, Banten, mengalihkan pelayanan admistrasi kependudukan (adminduk) melalui media sosial terkait pandemi virus corona (COVID-19).

“Ini berlaku bagi warga yang sangat membutuhkan dokumen kependudukan seperti mengurus BPJS ke rumah sakit, maka dapat digunakan melalui whatsApp (WA) atau SMS,” kata Kepala Disdukcapil Kabupaten Tangerang, Syafrudin di Tangerang, Rabu.

Syafrudin mengatakan warga dapat mengakses melalui ponsel pada nomor +62812-1831-9931 saat jam pendaftaran mulai pukul 08.00 Wib hingga pukul 14.00 Wib.

Hal tersebut bertujuan agar tidak terjadi penumpukan antrian di kantor yang terletak di kawasan Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang di Tigaraksa.

Masalah itu sehubungan pihak Disdukcapil setempat mengeluarkan himbauan kepada warga bahwa untuk sementara waktu menunda mengurus dokumen adminduk.

Namun penundaan adminduk itu yakni untuk pembuatan KTP, KK, akte dan berbagai akta lainnya berdasarkan arahan dari Dirjen Kependudukan dan Catatan Sipil, Kemendagri.

Menurut dia, pihaknya sudah mengeluarkan surat edaran Disdukcapil No. 470/324-DKPS tanggal 17 Maret 2020.

Surat edaran tersebut menindaklanjuti surat Bupati Tangerang No. 443.2/1015-.um/111/2020 tanggal 15 Maret 2020 perihal imbauan antisipasi penyebaran COVID- 19.

Meski begitu, warga dapat mengurus dokumen kependudukan untuk dua atau tiga pekan ke depan atau sampai dengan kondisi virus dapat ditanggulangi secara menyeluruh baik di regional maupun skala nasional.

Dia menambahkan melayani masyarakat via Wa dan sms dengan tujuan untuk menghindari keramaian masyarakat di tempat pelayanan seperti tertuang dalam himbauan Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid mengatakan semua warga yang memasuki kantor pusat pemerintahan diwajibkan melalui tahapan pemeriksaan suhu tubuh.

Bahkan petugas menyuruh warga yang mendatangi semua kantor pelayanan publik untuk membersihkan tangan dengan cairan beralkohol mengantisipasi COVID-19, pungkasnya. (Ant/WN)