BERBAGI
Lukmanul Hakim Al-Ghozali (Jaring Demak).

Oleh: Lukmanul Hakim Al Ghozali

Ramadhan adalah bulan penuh maghfiroh (ampunan) bagi mereka yang mau mencari ampunan atas beberapa khilaf yang sudah diperbuat, ramadhan adalah bulan barakah bagi orang-orang yang mencari keberkahan dibulan suci ini.

Menjalankan ibadah puasa ditengah pandemi covid 19 ini butuh perjuangan yang luar biasa, bagaimana sebagian besar dari kita harus tetap dirumah aja dan kebutuhan keluarga kita tetap tercukupi. Disinilah indahnya islam memberi pelajaran kepada umatnya untuk selalu berbagi kepada orang-orang yang membutuhkan.

Ramadhan mengajarkan kita peka terhadap realitas sosial, susahnya menahan nafsu, menahan lapar dan haus setiap hari di bulan ramadhan bagaimana susahnya saudara kita yang kekurangan, disinilah kita sebagai umat muslim diminta untuk bisa berbagi kepada siapa aja tanpa pandang bulu selama saudara kita butuh uluran tangan kita.

Apalagi saat ini kita sudah berada di 10 hari terakhir Bulan Ramadan, dalam beberapa keterangan menjelaskan bahwa Allah SWT akan membebaskan hamba-Nya yang berpuasa, beramal shaleh di akhir bulan ramadhan dari segala dosa dan terbebas dari siksa api neraka. Amalan 10 hari terakhir di bulan ramadan berkaitan erat dengan malam lalilatul qadar yaitu malam turunnya Al-Quran.

Amalan-amalan hari terakhir di bulan ramadan memiliki keutamaan yang sangat besar. Semasa hidupnya Rasulullah SAW pun memperbanyak ibadah pada malam-malam terakhir dibulan ramadhan, untuk bertemu dengan malam lailatul qadar yaitu malam yang lebih baik dari 1000 bulan.

Di riwayatkan dari Aisyah dalam sebuah hadist, dijelaskan “Ketika memasuki sepuluh akhir Ramadan, Nabi fokus beribadah, mengisi malamnya dengan ibadah, dan membangunkan keluarganya untuk ikut ibadah,” (HR Al-Bukhari).

Malam lailatul qadar sendiri merupakan malam yang mulia, di mana para malaikat turun ke bumi untuk membawa ketenangan dan kedamaian. Begitu mulianya malam lailatul qadar, umat Islam diminta untuk selalu beribadah di 10 hari terakhir di bulan ramadhan supaya bertemu dengan lailatul qadar.

Hal ini sesuai dengan sabda Nabi Muhammad SAW yaitu “Carilah malam lailatul qadar di malam ganjil dari sepuluh terakhir bulan Ramadhan.” (HR. Imam Bukhari).

Amalan 10 terakhir di bulan Ramadan yang bisa di lakukan diantaranya memperbanyak shalat sunah, dzikir bermunajat kepada Allah SWT dan membaca Al-Qur’an pada saat malam sebab membaca Al-Qur’an merupakan upaya untuk berbincang dan berkomunikasi dengan Allah SWT.

Selain itu, dengan membaca Al-Qur’an juga akan mendapatkan berbagai keistimewaan seperti hidup lebih tenang dan bahagia, diselamatkan dari hisab, mendapat rahmat Allah di hari pembalasan, dan mendapatkan petunjuk sehingga tidak akan tersesat.

Menurut Imam Nawawi, membaca Al-Qur’an di 10 hari terakhir bulan Ramadan lebih baik dilakukan di akhir malam daripada awal malam dan membaca Al-Qur’an yang paling baik di siang hari adalah saat setelah shalat subuh.

Maka dari itu mari kita jadi orang yang bijak, diakhir-akhir bulan ramadhan ini mari perbanyak ibadah diantaranya shalat sunah, membaca Al-Qur’an dan teruslah berbagi kepada sesama ditengah pandemi covid 19 ini dengan demikian beban saudara kita akan ringan.

Dengan doa-doa dari orang shaleh dan orang yang istiqomah beribadah di 10 hari terakhir pada bulan ramadhan semoga virus corona lenyap dari muka bumi tercinta ini. Amin.

– Lukmanul Hakim Al-Ghozali (Jaring Demak).