BERBAGI
Anggota Komisi VIII DPR RI KH Maman Imanulhaq

CIREBON, Warta Nasional – Anggota Komisi VIII DPR RI KH Maman Imanulhaq meminta pemerintah agar merelaksasi masjid saat pandemi Covid-19. Menurut Kang Maman sapaan KH Maman Imanulhaq masjid adalah simbol agama Islam.

Kang Maman mengatakan, masjid memiliki peranan sangat penting. Selain tempat ibadah umat Islam, melalui masjid atau tempat ibadah informasi yang seimbang dapat tersampaikan kepada masyarakat.

“Kemarin waktu rapat kerja dengan Kementerian Agama saya mengusulkan agar relaksasi atau kelonggaran masjid dibuka,” kata Kang Maman, di Cirebon, Kamis (14/5).

Di tengah pandemi Covid-19, masjid sepi karena adanya imbauan dari pemerintah untuk tidak melaksanakan sholat di masjid. Padahal, Dewan Syuro PKB ini mengatakan pelaksanaan sholat di masjid bisa dilakukan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan Covid-19.

Menurut Kang Maman penerapan social distancing di masjid lebih mudah dilakukan ketimbang tempat keramaian lainnya. Para jemaah sebelum masuk ke masjid diperiksa suhu tubuhnya, memakai masker dan cuci tangan dan untuk sementara tidak menggunakan karpet. Hal ini bisa mencegah penyebaran Covid-19.

“Pertama mengatur jamaah misalnya tidak boleh lebih dari berapa puluh orang selalu diadakan jarak yang betul-betul sesuai dengan protokol kesehatan, lalu juga mereka dipersilakan untuk cuci tangan pakai hand sanitizer, pakai masker juga dan juga kalau bisa pemeriksaan suhu badan,” tutur mantan Direktur Relawan TKN Jokowi-KH Ma’ruf Amin ini.

Dengan adanya imbauan pemerintah saat ini untuk tidak melaksanakan sholat di masjid, masyarakat tidak ke masjid tapi berkumpul di warung-warung di pinggir-pinggir jalan. “Selama ini mereka yang biasanya kumpul di masjid akhirnya malah lebih mengkhawatirkan mereka tidak melakukan ibadah tapi berkumpul-kumpul di warung dan pinggir jalan,” ujar Pengasuh Ponpes Al-Mizan Jatiwangi Majalengka ini.

Dengan dibuka kembali masjid, akan menumbuhkan optimisme masyarakat karena masyarakat kadang-kadang sangat sangat ketakutan dengan informasi Covid-19 yang tidak jelas dan berseliweran.

“Jangan sampai masjid mati, terlihat sepi seperti kuburan,” tutur Kang Maman.

Karena itu Kang Maman berharap pemerintah melalui Kementerian Agama dapat memberikan kelonggaran terhadap tempat ibadab sehingga masyarakat kembali dapat melaksanakan sholat di masjid. (WN-Els)