BERBAGI
Ketua DPP Partai Golkar Bidang Pemenangan Pemilu Jateng & DIY, Iqbal Wibisono (Dok/WN)

SEMARANG, Warta Nasional – Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar Bidang Pemenangan Pemilu Jateng & DIY, Iqbal Wibisono mengharapkan UU Pemilu itu bersifat responsif bukan represif.

“UU Pemilu harus responsif mencerminkan kepentingan umum, bukan represif hanya menguntungkan kepentingan mayoritas,” katanya seusai diskusi daring DPD Partai Golkar Jateng, Kamis (14/05) Malam.

Diskusi daring DPD Partai Golkar Jateng, Kamis (14/05) Malam.

Iqbal Wibisono mengatakan, pembentukan undang-undang sesuai tahapannya harus melibatkan semua elemen masyarakat, sebelum dibahas secara masif di DPR bersama Pemerintah.

Apakah UU itu inisatif DPR atau materi pembahasan dari usulan Pemerintah. Bagi kita tidak ada persoalan yang penting dalam prosesnya harus terbuka melibatkan semua kepentingan dan sesuai dengan due process of law.

“Insya Allah akan dapat menjadi panduan untuk pelaksanaan pesta demokrasi dengan baik,” ujarnya.

Selanjutnya, Iqbal menyinggung terkait RUU Pemilu yang diusulkan memuat ketentuan ambang batas parlemen sebesar 5 persen atau naik satu persen dari sebelumnya.

Apabila ketentuan ambang batas parlemen menjadi lima persen itu disahkan, maka akan mempersulit partai-partai baru untuk memperoleh kursi di parlemen.

“Perjuangan parpol baru akan terasa berat yakni harus lolos menjadi peserta pemilu. Kemudian harus lolos parlimenthary threshold,” pungkasnya. (WN-008)

Editor : Hidayatullah