Salah satu gedung perkuliahan UIN Walisongo Semarang (Foto: UIN Walisongo)

SEMARANG, Warta Nasional – Ditengah kondisi pandemi yang masih melingkupi Indonesia, UIN Walisongo Semarang akhirnya memutuskan akan melaksanakan wisuda secara daring.

“Iya, digelar secara daring, model face tracking,” kata Mukhsin Jamil, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan saat diwawancara oleh wartanasional.com pada Kamis (17/07).

Terkait waktu pelaksanaan, Mukhsin menjelaskan akan dihelat pada 6 Agustus mendatang.

“Wisuda untuk angkatan 78 ini akan diikuti oleh total 1626 wisudawan,” imbuhnya.

Sementara itu, salah satu calon wisudawan, Ahmad Yoga Tamyiz mengaku kecewa dengan keputusan tersebut.

“Wisuda itu kan momen penting, setelah 4 tahun kuliah, momen membanggakan orangtua dan keluarga juga,” katanya.

Calon wisudawan dari Fakultas Syariah dan Hukum tersebut juga mengaku kaget dan tidak menyangka ketika pertama kali mendengar kabar wisuda daring. Namun, menurutnya ia akan tetap ikut aturan kampusnya.

“Yang penting, administrasi seperti ijazah segera diserahkan, juga pernak pernik wisuda diberikan,” sambungnya.

Hal senada juga disampaikan Edi Hermawan, calon wisudawan dari Fakultas Dakwah dan Komunikasi, awalnya ia mengaku kecewa terkait pelaksanaan wisuda daring.

“Ya tapi mau bagaimana lagi, tetep ikut, menunggu kondisi reda juga entah kapan, sedangkan keburu mau cari kerja juga,” ungkapnya.

Ia juga berharap administrasi dapat dipermudah oleh pihak kampus.

“Kan kewajiban kita juga sudah terpenuhi,” pungkasnya. (WN-003).

Editor : Dian Nafiatul