Sejumlah panitia kurban MAJT sedang melakukan proses pembagian daging kurban di MAJT (Dok.WN)

SEMARANG, Warta Nasional – Cegah klaster baru, Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) geser penyembelihan kurban di Hari Tasyrik pertama atau sehari setelah Shalat Idul Adha 1441 Hijiriah.

“Karena Idul Adha jatuh pada Jumat (31/7), maka penyembelihan hewan kurban dilakukan Sabtu (1/8) atau Hari Tasyrik pertama. Kami sudah merencanakannya sejak awal, karena lagi pandemi covid-19,” kata Prof Kiai Noor Achmad, Sabtu (1/8) kemarin.

Penyembelihan hewan kurban dimulai pukul 06.00 WIB dan selesai pukul 13.30 WIB. Panitia mendatangkan tenaga ahli penyembelian hewan kurban serta menerapkan protokol kesehatan.

Kiai Achmad mengatakan, pihaknya membentuk tim khusus yang diketuai KH Tholhatul Khoir. Tim ini bertugas menerima hewan kurban maupun uang dari para pengkurban. Selanjutnya, tim melakukan proses penyembelihan sekaligus mendistribusikannya kepada yang berhak menerimanya.

Mantan Rektor Unwahas Semarang ini menyampaikan terima kasih kepada umat Islam di Jawa Tengah yang telah mempercayakan amanah kurban kepada panitia kurban MAJT. Menurut Kiai Achmad, minat masyarakat berkurban di MAJT masih tinggi meskipun dalam suasana pandemi Covid-19.

“Antusias masyarakat yang berkurban di MAJT pada saat Covid-19 masih tetap tinggi. Semoga bermanfaat dan mendapat rida Allah,” harapnya.

Ketua panitia kurban MAJT 1441 H, KH Tholhatul Khoir menambahkan, MAJT menerima 19 ekor hewan kurban, terdiri dari 11 ekor sapi dan delapan ekor kambing. Mereka ada yang menyarahkan dalam bentuk hewan kurban, ada juga berbentuk uang.

“Kami menerima amanah berupa uang dari 11 orang/lembaga sebanyak Rp 78.300.000. Kemudian sapi delapan ekor dan tujuh ekor,” katanya.

Sejumlah lembaga atau individu yang menyerahkan kurban berbentuk uang kemudian dibelanjakan hewan kurban, yakni SPHC Rp 3.650.000, Untag Semarang Rp. 15.000.000, Dinnakeswan Rp 10.500.000, Dinsa ESDM Jateng Rp 3.500.000.

Kemudian, Dinas PUSDA TARU Jateng Rp 24.500.000, BPBD Jateng Rp 3.650.000, Dinas LHK Provinsi Jateng Rp 3.500.000. Selanjutnya, KH Ahmad Darodji Rp 3.500.000, H Harsono Rp 3.500.000. Selanjutnya, Ony Sapto Pramono Rp 3.500.000, Mufneti Shofa Chasani Rp 3.500.000,

Sementara berbentuk barang, yakni Gubernur Jateng (1 sapi ), Wali Kota Semarang (1 sapi), Udinus ( 1 sapi ), Prof DR KH Noor Achmad (1 kambing ), Mayor Syarif Hidayat, Kodam IV Diponegoro (1 sapi ), BPN Provinsi Jateng (1 sapi ). Kemudian, Polda Jateng (1 sapi ), Grab ( 3 kambing ), BPKP Provinsi Jateng (1 sapi ), Bank Jateng (1 sapi ), Polretabes Kota Semarang ( 1 kambing ), Lella Kemala (1 kambing ), Gatyt binti Imam Syafi’i (1 kambing).

“Daging kurban yang sudah dibungkus langsung diantar kepada para penerima yang sudah disusun jauh-jauh hari,” terangnya. (Red.WN)