BERBAGI

SEMARANG, Warta Nasional – Bonding atau ikatan cinta antar anggota keluarga berusaha dieratkan oleh Komunitas Ibu Profesional (IP) Semarang bersama membernya.

Selama Ramadan 1442 H, Ibu Profesional menggelar acara edukasi kreatif dan aksi sosial dinamai Colourful Ramadan.

Ikatan cinta selama Ramadan ini melibatkan anggota komunitas yakni para ibu, beserta anak dan para suaminya.

Uniknya, semua kegiatan menghidupkan ikatan cinta dilaksanakan secara virtual karena masih dalam masa pandemi Covid-19.

Ada sekitar 100 keluarga anggota IP yang ikut terlibat dalam agenda Ramadan online ini.

Selain peserta dari member IP, peserta luar member juga tak kalah banyak.

Seperti Batam, Palembang, Pasaman barat, Banjarbaru, Banjarmasin, Makasar, Simalungun dan Ambon.

Modul Tantangan Ikatan Cinta 

“Ramadan Online bertema Colourful Ramadhan, berisi tantangan dengan modul kretif dan edukatif,” kata Dian Ekaningrum, Sie Acara Colourful Ramadan, Jumat 16 April 2021.

Dian menjelaskan, Colourful Ramadan ini panitia menyiapkan 12 modul tantangan aktivitas bonding atau ikatan cinta.

Setiap member bebas memilih tantangan untuk dieksekusi oleh setiap keluarga, untuk membuat hari-hari selama Ramadan memiliki kesan yang istimewa.

Seluruh penyampaian informasi materi dari penyelenggara kepada para Bunda peserta dilakukan melalui WhatsApp grup.

“Event edukasi sekaligus sosial ini berlangsung dari 8 April sampai 1 Mei 202,” katanya.

Menggunakan media platform WhatsApp grup dan puncaknya, 2 Mei 2021 melalui zoom.

Sebagai misal, tantangan pertama dimulai dari sebelum masuk bulan Ramadhan yaitu mendekorasi rumah dengan pernak-pernik khas.

Tantangan bonding ikatan cinta komunitas Ibu Profesional
Salah satu modul Tantangan Colourful Ramadan dengan fikih hilal/Ambar Adi Winarso-Dok. IP Semarang

Ada juga membuat kreasi flapbook untuk menelaah fikih puasa bersama anak-anak.

“Jadi anak diajak mengamati hilal dengan membuat bagan moon phase menggunakan media biskuit sebagai persiapan menyambut Ramadan,” jelasnya.

Saat memasuki Ramadan, tantangan akan berbeda dan makin seru karena akan ada keterlibatan Bunda dan Ananda serta Ayah.

“Keterlibatan anggota keluarga sebagai satu tim dalam pengerjaan tantangan aktivitas diharapkan dapat mempererat bonding atau ikatan cinta dalam keluarga,” katanya.

Salah satu contohnya seperti pada tantangan aktivitas ‘Syukurku Hari Ini’.

Tantangan ini mengajak keluarga membuat pohon syukur lalu menuliskan rasa syukur setiap anggota keluarga pada kertas b erbentuk daun dan dipasangkan ke pohon tersebut.

Ada juga tantangan aktivitas Saling Menyayangi, anggota keluarga diminta membuat surat cinta untuk anggota keluarga lainnya sebagai bentuk hadiah.

“Dapat dibayangkan bagaimana kehangatan yang akan terbentuk dari hasil tantangan tersebut,” kata Dian yang juga praktisi psikologi.

Bahkan testimoni salah satu Bunda peserta menyampaikan rasa harunya karena teringat surat cinta yang pernah dibuat untuk suami.

Selain itu, ada pula sesi finding ayat dilengkapi dengan v video edukasi terkait ayat tersebut.

Tujuan aktivitas ini agar seluruh anggota keluarga dapat bersama-sama menadaburi ayat-ayat tersebut dan mendapatkan hikmahnya.

Tantangan seru lainnya, seperti Fun Cooking. Kegiatan membuat olahan buka puasa bersama keluarga dengan bahan dasar pisang.

Ada juga edukasi Keajaiban Laut, kegiatan yang bermaksud untuk belajar tentang lautan.

Berikutnya ada tantangan Cinta Nabi, ayah bunda pada kegiatan ini diajak membacakan kisah Nabi untuk diceritakan kembali oleh anak agar bersama-sama mencari pesan moralnya.

Lalu, ada kegiatan berbagi, keajaiban bumi, mewawancarai orang lain dan juga tantangan video aliran rasa.

Yaitu, membuka video dokumentasi tentang perasaan peserta selama mengikuti berbagai tantangan aktivitas dalam kegiatan Colorful Ramadhan.

Saling Berbagi Cerita Tantangan

Dian menuturkan jika peserta antusias ketika saling berinteraksi membagikan cerita tantangan aktivitas tantangan mereka.

“Mereka menunjukan apa yang telah dilakukan bersama keluarga dengan memperlihatkan dokumentasi kreasi karya masing-masing,” katanya.

Untuk lebih mengekspresikan diri, peserta bebas mengunggah pengalamannya bersama Colourful Ramadhan di laman media sosial pribadi agar dapat saling menginspirasi.

Terkait investasi yang dibayarkan peserta saat mendaftar, akan dikumpulkan dan disalurkan oleh tim Sejuta Cinta Ibu Profesional Semarang.

“Akan diberikan kepada pihak-pihak yang membutuhkan berupa paket berbuka dan sembako,” ungkapnya.

Puncak Colourful Ramadhan ditutup dengan menampilkan Kak Jendro, pendongeng yang akan berkisah tentang Lailatul Qodar ditemani boneka tangannya Jojo melalui platform zoom.

“Harapannya kebahagiaan Ramadan dapat menggoreskan makna berbagi dan pererat ikatan cinta sesama keluarga penuh warna,” pungkasnya. ***

Editor: Ambar Adi Winarso