Adakan Cek Kesehatan, Warga Cukup Bayar Dengan Sampah

Suasana cek kesehatan (Foto: Dok Pribadi)

DEMAK, Warta Nasional – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Reguler Dari Rumah (KKN RDR) UIN Walisongo kelompok 30 adakan cek kesehatan bagi ibu-ibu dan lansia di Desa Surodadi, Sayung, Demak.

Menariknya, kegiatan yang bekerjasama dengan pos pembinaan terpadu (Posbindu) dan bank sampah ini meminta warga membayar cukup dengan sampah.

“Posbindu sendiri merupakan program dari pemerintah yang kegiatannya cek tensi darah, cek kolesterol dan cek gula darah,” kata petugas posbindu, Endang dalam keterangannya, Senin (12/10).

Endang menuturkan, program ini mengalami kendala dana untuk keperluan cek kolestrol dan gula darah.

“Jadi subsidi pemerintah kurang memadai, masyarakat yang mau cek kolestrol dan gula darah mesti membayar 20 ribu, sehingga kurang diminati,” ungkapnya.

Melihat situasi seperti itu, Tim KKN mencoba berinovasi dan bekerjasama dengan bank sampah untuk menjadikan sampah sebagai alternatif alat pembayaran cek kolestrol dan gula darah.

“Karena di sini sampah menumpuk jadi kami manfaatkan untuk menggaet masyarakat agar mau cek kesehatan cukup dengan membawa sampah,” ujar Hanni, penanggung jawab kegiatan.

Hanni menuturkan, program ini memiliki banyak manfaat baik segi ekonomi, kesehatan, juga lingkungan.

“Dengan membawa sampah tentunya akan mengurangi pencemaran lingkungan yang ada, selain itu juga masyarakat bisa menghemat pengeluaran untuk cek kesehatan karena bisa memanfaatkan sampah yang ada di rumah. Tak hanya itu, dari sini kita juga bisa ikut mensukseskan program pemerintah dan mengembangkan bank sampah yang ada di Desa Surodadi ini”, tambahnya.

Sementara itu, Kasifah, salah satu warga menyambut program ini dengan antusias.

“Seneng bisa cek kesehatan disini, apalagi bayarnya pake sampah, jadi gak perlu keluar uang”, pungkasnya. (WN)

Editor: Sifa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *