BERBAGI
Bacaan niat puasa Ramadan 1442 H Tahun 2021
Ilustrasi Ramadan: Bacaan niat dan syarat puasa Ramadan 1442 H Tahun 2021

Warta Nasional – Bacaan niat syarat puasa Ramadan 1442 H tahun 2021 lengkap dengan arti dan makna.

Bulan puasa Ramadan 1442 H tahun 2021 segera tiba dan wajib hukumnya menjalani puasa bagi umat muslim.

Sebelum menjalankan ibadah puasa Ramadan, wajib juga hukumnya untuk membaca niat puasa Ramadan.

Puasa adalah menahan lapar, haus, serta hawa nafsu dari terbitnya fajar hingga terbenam matahari.

Bukan hanya itu, menjalankan puasa Ramadan juga wajib dengan hati yang ikhlas dan suci, artinya harus ada amalan ibadah saat berpuasa.

Mengutip laman PP Muhammadiyah, telah mengumumkan tanggal jatuhnya 1 Ramadan 1442 H sebagai awal puasa bagi umat muslim.

Pimpinan Pusat Muhammadiyah mengeluarkan Maklumat nomor 01/MLM/I.0/E/2021 tentang penetapan hasil hisab Ramadan, Syawal, dan Zulhijah 1442 H.

Bahwa 1 Ramadan 1442 H jatuh pada Selasa Wage 13 April 2021 M, 1 Syawal 1442 H jatuh pada Kamis Wage, 13 Mei 2021 M.

Muhammadiyah menggunakan metode hisab dalam menetukan tanggal jatuhnya 1 Ramadan dan 1 Syawal 1442 H tahun 2021.

Penetapan waktu dan arah tersebut melalui dengan perhitungan terhadap posisi-posisi geometris benda-benda langit.

Khususnya matahari, bulan, dan bumi yang digunakan untuk menentukan waktu-waktu di muka bumi dan arah.

Bacaan Niat Puasa Ramdan 1442 H

Berikut bacaan niat puasa Ramdan 1442 H yang wajib berucap pada malam hari sebelum tunaikan puasa, atau bisa setelah salat tarawih sebelum puasa hari pertama.

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ اَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هذِهِ السَّنَةِ ِللهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghodin ‘an adaa’i fardhi syahri romadhoona hadihis-sanati lillahi ta’aalaa

Artinya:

Ya Allah karena-Mu aku berpuasa, dengan-Mu aku beriman, kepada-Mu aku berserah dan dengan rezeki-Mu aku berbuka (puasa), dengan rahmat-Mu, wahai Allah Tuhan Maha Pengasih.

Syarat Puasa Ramadan

Melansir laman Kementerian Agama RI, firman Allah SWT Surat Al-Baqarah ayat 183:

“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa”( Al-Baqarah ayat 183)

Berdasarkan ayat di atas kewajiban melaksanakan ibadah puasa (kepada kaum mukmin, telah ditetapkan juga kepada umat sebelumnya).

Syarat wajib Puasa yakni berakal, balig (umur 15 tahun keatas) atau ada tanda yang lain, dan kuat berpuasa.

Sementara syarat sah puasa yakni beragama Islam, mumayis atau membedakan mana yang baik dengan tidak baik, suci dari darah haid (kotoran) dan nifas (darah sehabis melahirkan), dan dalam waktu yang bolehkan puasa. ***

Editor: Ambar Adi Winarso