BERBAGI
Layanan GeNose Bandara Ahmad Yani Semarang
Bandara Ahmad Yani Semarang sudah layani pemeriksaan GeNose C19 khusus calon penumpang yang terbang pada hari itu juga/Ambar Adi Winarso-Dok. AP I

SEMARANG, Warta Nasional – Bandara Ahmad Yani Semarang sudah layani GeNose tarif Rp 40 ribu. Pemeriksaan GeNose sebagai syarat dokumen perjalanan penerbangan.

Layanan pemeriksaan Ge-Nose Bandara Ahmad Yani Semarang berlokasi di area gedung parkir lantai 1A. Layanan pemeriksaan Ge-Nose sudah aktif per 28 April 2021.

Sebelumnya, pada 27 April pukul 09.00 WIB telah dilaksanakan uji coba penggunaan alat deteksi GeNose C-19.

Pemeriksaan uji coba layanan Ge-Nose melibatkan 50 orang pegawai PT Angkasa Pura I (Persero) dan 50 orang perwakilan dari komunitas bandara.

“Kami memberikan layanan kebandarudaraan terbaik terutama tambahan layanan alat deteksi Covid-19 GeNose C-19 di bandara,” kata Hardi Ariyanto, General Manager Bandara Ahmad Yani, Jumat 30 April 2021.

GeNose Khusus Penumpang Saja

Pemeriksaan Ge-Nose pelaksanaannya oleh Farmalab sebagai penyedia layanan dan Angkasa Pura Supports sebagai mitra penyedia layanan.

Pihaknya mengimbau pada calon penumpang yang akan menjalani pemeriksaan Ge-Nose untuk hadir 4 jam sebelum waktu keberangkatan.

“Untuk hindari penumpukan layanan dan antrean selama pemeriksaan Ge-Nose karena alat masih terbatas,” kata Hardi.

Layanan Ge-Nose C-19 ini hanya untuk calon penumpang yang telah memiliki tiket pesawat yang berangkat pada hari itu, tidak untuK masyarakat umum.

Meski sudah ada layanan Ge-Nose, calon penumpang tetap untuk tidak mengandalkan layanan tersebut, sebagai salah satu syarat penerbangan.

Calon penumpang juga dapat menggunakan layanan Rapid Test Antigen yang layanannya juga tersedia di bandara.

Adapun harga layanan GeNose C-19 di Bandara Ahmad Yani Semarang sebesar Rp 40 ribu, waktu operasional layanan GeNose C-19 pukul 09.00 s.d 17.00 WIB.

Sampai saat ini tersedia baru unit mesin GeNose C-19 sehingga, dapat menampung sebanyak 300 kantong perharinya untuk dapat melakukan pemeriksaan.

Pihak bandara juga akan tetap mengarahkan penumpang jika ada penumpukan pemeriksaan keterang bebas Covid-19, baik di GeNose maupun antigen.

“Jika adanya penumpukan penumpang, petugas akan mengarahkan calon penumpang yang awalnya ingin menggunakan layanan GeNose ke layanan Rapid Test Antigen yang tersedia di tiga lokasi di Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani,” jelas Hardi. ***

Editor: Ambar Adi Winarso