BERBAGI
Peta ruas jalan Kemangkon – Kedunglegok, Kecamatan Kemangkon, Purbalingga, (Foto: Humas Pemprov Jateng)

PURBALINGGA, Warta Nasional – Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Purbalingga, M Umar Faozi mengungkapkan Limpasan air yang sempat melanda ruas jalan Kemangkon – Kedunglegok, Kecamatan Kemangkon, Purbalingga, pada Rabu 27 Januari 2021 lalu, ternyata bukan akibat dari proyek pembangunan Bandara JB Soedirman, Wirasaba.

Menurutnya, banjir terjadi karena saluran air yang terlalu kecil.

“Bukan disebabkan proyek bandara, tapi karena dimensi gorong-gorong atau saluran pembuangan di tepi jalan milik desa yang terlalu kecil,” kata Kepala BPBD, Selasa 2 Februari 2021.

Dijelaskannya, saluran pembuangan dari bandara sudah cukup besar dengan lebar sekitar tiga meter dan kedalaman dua meter. Namun, saluran penerus yang ada di luar bandara terlalu kecil, yakni hanya selebar satu meter dengan kedalaman satu meter.

“Saluran yang ada di luar bandara tidak mampu menampung dan mengalirkan ke pembuangan, akibatnya air meluap ke jalan. Terlebih saat kejadian luapan itu juga tengah terjadi hujan lebat dengan durasi lebih dari dua jam,” kata Umar.

Umar menyebutkan perlu adanya penanganan permanen meskipun luapan tersebut tidak rutin terjadi. Salah satunya dengan membuat gorong-gorong atau saluran penerus dengan ukuran yang lebih memadai.

“Sehingga mampu mengimbangi dan mengalirkan dengan baik pembuangan dari bandara,” ujar umar.

Sementara itu, Manager Project Implementation Unit Pembangunan Bandara JB Soedirman, Catur Sudarmono menjelaskan sumber limpasan air hujan yang terpusat di lokasi tersebut bermula dari area lahan persawahan sebelah kanan dan kiri jalan masuk bandara.

Selain itu, juga air yang masuk dari drainase jalan masuk dan saluran bandara (sekeliling run way). Seluruh air tersebut masuk ke pond (kolam) bandara, baik pond utara maupun selatan sebagai pengendali banjir.

“Saluran drainase di jalan cor atau rigid airnya semua mengalir ke arah bandara, maka menambah debit air di bandara sendiri,” imbuh Umar.