BERBAGI
Badan Amal Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah menyerahkan beasiswa tahfidz Alquran kepada santri tahfidz di Aula Baznas Temanggung, Selasa (26/1/2021). (Foto: Humas Pemprov Jateng)

TEMANGGUNG, Warta Nasional – Khatam 30 Juz Alquran, Badan Amal Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah menyerahkan beasiswa tahfidz Alquran kepada santri tahfidz di Aula Baznas Temanggung, Selasa 26 Januari 2021.

Beasiswa ini diberikan kepada santri yang khatam 30 Juz Alquran yang berasal dari sejumlah Pondok Pesantren (Ponpes) di Temanggung.

Hadir di dalam kegiatan tersebut pengasuh Pondok Pesantren Nida Alquran, Paladan, Tegalsari, Kedu, KH Hasyim Afandi, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Temanggung KH Yakub Mubarok dan sejumlah tokoh ulama lainnya.

Dalam sambutannya, KH Hasyim Afandi menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Baznas Temanggung atas kiprahnya dalam memberikan bantuan beasiswa bagi para santri.

“Diharapkan dengan adanya beasiswa akan semakin banyak para santri yang khatam dan mampu menghafal Alquran. Hal penting adalah mempersiapkan generasi muda para santri yang mampu memahami dan menghafal Alquran sebagai cikal bakal imam salat dan pemimpin masa depan,” ungkap Hasyim.

Hal senada juga disampaikan Ketua MUI Kabupaten Temanggung KH Yakub Mubarok, yang mengatakan selain mampu khatam dan menghafal Alquran, para santri juga diharapkan bisa menghafal tafsir Alquran.

“Dengan demikian pemahaman akan isi kandungan kitab suci Alquran semakin meningkat untuk diamalkan dalam kehidupan sehari-hari,” tambah Yakub.

Ketua Baznas Kabupaten Temanggung H Djundardo mengatakan, program beasiswa bagi santri tahfiz Alquran bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan masyarakat melalui zakat dengan memfasilitasi para santri  untuk meningkatkan kemampuan menghafal Alquran.

Lebih lanjut dijelaskan, beasiswa tahfidz Alquran diberikan kepada 60 santri pondok pesantren yang  khatam Alquran 30 juz dengan nominal beasiswa sejumlah Rp450.000.

“Untuk tahap pertama ini diserahkan kepada  13 santri yang terdiri dari dua santri putra dan 11 santri putri dari berbagai pondok pesantren, antara lain Ponpes Nurul Falah, Al Hikmah, Al Munawar, Nida Alqur’an, Al Rifa’i, Talimatul Aulad Al Jalal dan dari Ponpes Zaidatul Ma’arif,” ungkap Djundardo.

Selain beasiswa tahfidz Alquran, Baznas Temanggung juga memberikan beasiswa tuntas SLTA atau disebut dengan istilah Bintang Baznas.

“Pada tahun 2020 lalu, Baznas Temanggung membiayai 300 siswa yang setiap siswa menerima Rp4.600.000 per tahun dan bantuan pendidikan insidental dari anak tingkat TK, SD, SLTP dan SLTA  bagi anak-anak yang tidak mendapat beasiswa,” jelas Djundardo.

Ia menambahkan, selaain memberikan beasiswa, Baznas Temanggung juga memberikan bantuan lain, di antaranya bantuan kesehatan bagi orang miskin, bantuan modal kerja _micro finance_, bantuan  bagi masyarakat yang terkena dampak pandemi Covid-19, bantuan air bersih, bantuan kepada korban bencana kebakaran, bantuan bagi difabel berupa kursi roda, kaki palsu dan juga alat batu dengar bagi yang membutuhkan.

“Dana yang kita tasharufkan merupakan dana yang dikumpulkan dari  para PNS  maupun warga masyarakat lainnya yang menyetorkan zakatnya ke Baznas Temanggung. Diharapkan jumlahnya terus bertambah, sehingga banyak program yang bisa digarap  untuk membantu kaum duafa supaya kesejahteraannya meningkat,” pungkas Djundardo.