BERBAGI
surat keputusan (SK) pengangkatan CPNS di Pendapa Kartini, Kamis (7/1/2021). (Foto: Humas Pemprov Jateng)

JEPARA, Warta Nasional – Diterima sebagai calon pegawai negeri sipil (CPNS) menjadi impian banyak orang. Maka wajar jika saat menerima surat keputusan (SK) pengangkatan CPNS wajah para penerima SK ini pun memancarkan rona kebahagiaan, di Pendapa Kartini Kamis 7 Januari 2021.

Hal ini yang dirasakan salah satu penerima SK, Tria Nur Paramadina, warga Desa Jambu, Kecamatan Mlonggo yang lulus formasi pengelola mutasi penduduk di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Jepara.

“Alhamdulillah. Tentu sangat senang. Terutama karena bisa membahagiakan kedua orang tua saya. Hampir setiap orang tua pasti senang anaknya jadi ASN,” kata Tria usai acara penyerahan SK tersebut.

Menurutnya, di kota kecil seperti Jepara, peluang kerja untuk lulusan D3 Manajemen Informatika terhitung kecil. Karena itulah dia sangat bersyukur adanya formasi tersebut pada penerimaan CPNS di kota kelahirannya dam berhasil lolos menjadi CPNS.

“Sejak selesai seleksi kompetensi bidang, saya sudah senang mendapati kalkulasi pribadi yang tampaknya lulus. Tapi saya tetap menunggu pengumuman resmi hasil integrasi nilai seluruh proses seleksi. Semoga saya bisa menjalankan tugas sebagai abdi negara dan masyarakat dengan sebaik-baiknya,” lanjut Tria.

Kebahagiaan yang sama juga dirasakan M Alfian Fahrunizar asal Desa Tegalsambi, Kecamatan Tahunan. Lulusan S1 Teknik Informatika Universitas Muria Kudus 2018 berhasil membuktikan proses seleksi yang bersih dan transparan, sehingga Dia bisa lolos dan mengisi formasi analis data dan knformasi Disdukcapil Kabupaten Jepara.

“Sejak dulu saya mendengar beberapa warga meragukan proses seleksi. Tapi sejak awal saya yakin bersih dan kredibel. Apalagi semua orang bisa memantau seleksi ini. Ke depan yang penting adalah menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab,” kata Alfian.

Bupati Jepara Dian Kristiandi menyampaikan, seluruh CPNS di Jepara wajib menjadi agen protokol kesehatan di lingkungan masing-masing.

Menurutnya, menjadi bagian dari aparatur pelayan masyarakat, CPNS harus dapat menjadi contoh kedisiplinan menghadapi pandemi Covid-19.

“Kedisiplinan dan pemberian contoh kita kepada masyarakat harus bertambah. Kalau dilakukan dengan ikhlas tanpa berpikir untung dan ruginya, insyaallah, Tuhan memberikan imbalan setimpal entah dalam bentuk apapun,” jelas Andi, sapaan akrabnya.

Terlebih, lanjut Andi, ada ribuan orang yang menginginkan dapat mengabdi kepada masyarakat dengan menjadi aparatur sipil negara. Hal ini harus menjadi motivasi untuk memberikan yang terbaik kepada masyarakat.

Asisten Administrasi Umum Sekda Kabupaten Jepara Sujarot menyebut, sebanyak 366 orang CPNS yang menerima SK, yang terdiri dari 247 orang tenaga guru, 71 tenaga kesehatan, dan 48 orang lainnya tenaga teknis.

Disampaikan, meski mendapatkan SK dengan tugas terhitung mulai tanggal (TMT) 1 Desember 2020, mereka menerima gaji pokok setiap bulan terhitung mulai 1 Januari 2021.

“Dengan surat pernyataan melaksanakan tugas mulai 4 Januari 2021,” ujar Sujarot.

Penyerahan SK di Pendapa Kartini, lanjutnya, dilakukan kepada 66 orang. Sisanya diberikan bergantian setelah penyerahan simbolis, yang dibagi dalam empat sesi. CPNS yang tidak dihadirkan dalam penyerahan simbolis, mengikuti acara ini secara virtual dari kantor masing-masing melalui kanal Youtube Pemerintah Kabupaten Jepara.