BERBAGI
Bupati Kabupaten Batang Wihaji. (Foto: Humas Pemprov Jateng)

BATANG, Warta Nasional – Bupati Kabupaten Batang Wihaji bertindak cepat dengan mengeluarkan Surat Edaran (SE), setelah adanya Instruksi Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Di Provinsi Jawa Tengah sendiri, terdapat 23 kabupaten/kota yang dianggap patut dikategorikan dalam PPKM. Walaupun Kabupaten Batang tidak termasuk dari daerah-daerah tersebut, namun Bupati akan tetap memberlakukan PPKM tanggal 11-25 Januari mendatang.

“Saya khawatir, seandainya tidak melaksanakan PPKM, semua malah akan berkunjung ke Batang. Maka, hari ini telah saya tanda tangani SE PPKM, salah satunya pemberlakuan _Work From Home_ (WFH) maupun _Work From Office_ (WFO),” terang Bupati saat ditemui di Aula Kantor Bupati Kabupaten Batang, Senin (11/1/2021).

Bupati memaparkan, untuk pemerintah daerah, 50 persen Aparatur Sipil Negara (ASN) melaksanakan WFH, kecuali pelayanan kesehatan seperti Dinas Kesehatan dan pelayanan publik lainnya, 75 persen melaksanakan WFO.

“Khusus untuk Satpol PP tetap 100 persen melakukan WFO, karena akan menggelar operasi yustisi bersama pihak kepolisian dan dinas terkait,” tutur Wihaji.

Bupati menjelaskan, selain pemberlakuan WFH, restoran dan kafe maksimal hanya diperbolehkan memberi kesempatan pengunjung masuk sebesar 25 persen, dengan waktu buka hingga pukul 20.00 WIB.

“Untuk objek wisata dibatasi hanya 30 persen pengunjung, di luar itu tidak boleh,” tegas Wihaji.

Hal ini perlu dilakukan untuk membantu selama 14 hari ke depan, karena waktu tersebut masih digunakan untuk melakukan vaksinasi.

“Sedangkan untuk kegiatan keagamaan Taman Pendidikan Alquran ditutup dulu selama 14 hari ke depan. Setelah itu kita buka lagi,” tandas Wihaji.