BERBAGI
Penanaman benih padi secara simbolis dilakukan Wali Kota Salatiga Yuliyanto, dan Wakil Wali Kota Muh Haris bersama Forkompinda di persawahan Kelompok Tani Mardi Rahayu Kalilondo Sidorejo Kidul Kecamatan Tingkir (Foto : Humas Pemprov Jateng)

SALATIGA, Warta Nasional – Sebagai bagian dari upaya pencegahan stunting, Kota Salatiga kembangkan padi Inpari Nutri Zinc bantuan dari Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Provinsi Jawa Tengah. Penanaman benih padi secara simbolis dilakukan Wali Kota Salatiga Yuliyanto, dan Wakil Wali Kota Muh Haris bersama Forkompinda di persawahan Kelompok Tani Mardi Rahayu Kalilondo Sidorejo Kidul Kecamatan Tingkir, Selasa (24/11/2020).

Yuliyanto berharap, varietas ini dapat memberikan hasil yang bagus dan maksimal, terlebih ada kandungan zinc di dalamnya.

“Untuk diketahui varietas padi Inpari Nutri Zinc memiliki banyak kandungan zinc yang dapat meminimalisir stunting. Sebab kekurangan zinc akan mengakibatkan penurunan daya tahan tubuh, produktivitas, serta kualitas hidup,” jelasnya.

Yuliyanto menjelaskan, bantuan yang diberikan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Jawa Tengah berupa benih padi Inpari Nutri Zinc sebanyak 75 kg untuk areal seluas tiga hektare di Kota Salatiga.

“Ini akan menjadi semangat bagi para petani. Mereka bisa mengembangkan padi jenis baru. Hal ini bisa sebagai pengembangan, bentuk dukungan, serta stimulan,” katanya.

Kepala Dinas Pertanian Kota Salatiga, Nunuk Dartini menuturkan, kegiatan itu dilaksanakan dalam rangka peningkatan produksi pertanian di Kota Salatiga. Diharapkan, dengan adanya varian baru tersebut hasil yang didapatkan akan meningkat pula.

“Selain menanam dan mengembangkan padi jenis baru ini, saya minta bapak ibu dapat mengampanyekan konsumsi beras zinc, agar ibu-ibu yang hamil tercukupi nutrisi zinc-nya,” tambah Nunuk Dartini.

Kepala BPTP Balitbangtan Provinsi Jawa Tengah, Joko Pramono menyambut baik antusiasme Pemerintah Kota Salatiga beserta para petani dalam program pengembangan Padi Inpari Nutri Zinc tersebut.

“Masyarakat di sini hebat. Bantuan ini merupakan _feedback_ atas kunjungan Bu Kadis (Kepala Dinas Pertanian Kota Salatiga) dan staf ke kantor BPTP. Dari pembicaraan ternyata visi pertaniannya sungguh luar biasa, sehingga apa yang kita punya kita tawarkan,” ungkap Joko.

Joko Pramono mengungkapkan, BPTP bertugas untuk mendukung pengembangan pertanian di Jawa tengah, khususnya pada pendampingan teknologi, sebagai peningkatan produksi pertanian, minus perikanan.

“Ke depan kami akan komitmen mendukung pembangunan pertanian di Salatiga. (Pada) 2021 padi Nutri Zinc bisa kita perluas lagi, termasuk bibit-bibit yang lain untuk Kota Salatiga, semoga tidak ada refocusing anggaran,” tambahnya.