BERBAGI
cek fakta kilang Balongan Pertamina
PT Pertamina pastikan pasokan BBM secara nasional dan di Pulau Jawa aman paska kilang Balongan terbakar/ Ambar Adi Winarso-Dok.Insragram @pertamina_ru6

Warta Nasional – Cek fakta kilang Balongan terbakar pasokan BBM dan pangan di Pulau Jawa langka.

Cek fakta terjadi meledaknya kilang minyak Refinery Unit (RU) VI Balongan pada tangki T301G, Senin 29 Maret 2021 pukul 00.45 WIB.

Kilang yang terbakar adalah kilang Balongan yang berlokasi di Desa Balongan, Kecamatan Indramayu, Jawa Barat.

Sampai saat ini penyebab kebakaran belum diketahui dan masih dalam penyelidikan dan masih proses pemadaman serta pendinginan.

Cek Fakta Pesan Hoax

Informasi beredar pada media sosial menyebutkan jika kilang Balongan terbakar menyebabkan kelangkaan BBM terutama di Jawa Barat.

Dalam pesan berantai tersebut masyarakat untuk segera mengisi tanki kendaraan bermotornya secara penuh pada SPBU terdekat.

Pesan tersebut juga mengandung kepanikan yang menyebut akan terjadi kelangaan pangan akibat langkanya BBM.

Bahkan akan terjadi pula kenaikan harga pangan akibat kelangkaan BBM dari terbakar kilang Balongan Indramayu Jawa Barat.

Lebih parahnya bahwa pesan tersebut juga menyatakan akan terjadi teror dan sabotase melanda bangsa dalam kurun waktu 24 jam paska kilang Balongan terbakar.

Menanggapi pesan media sosial tersebut, akun resmi Twitter Pertamina memberikan penjelasan jika pesan tersebut adalah hoax atau mengandung kebohongan.

PT Pertamina menyatakan mengimbau masyarakat untuk menerima update informasi dari laman pertamina.com.

‘Sobat waspada informasi hoax seputar insiden tangki di Pertamina Refinery Unit VI Balongan. Pastikan update akurat informasi ini hanya di http://pertamina.com’, cuit akun resmi Pertamina @pertamina pada Senin 29 Maret 2021.

Bahkan PT Pertamina menyatakan jika pasokan BBM secara nasional aman tidak terkendala akibat kilang Balongan terbakar.

‘Pertamina memastikan bahwa pasokan BBM secara nasional aman’, lanjut cuit @pertamina.

Kelangkaan BBM Hoax

Pertamina juga memastikan warga pengungsian dan keamanan warga di sekitar lokasi kejadian dengan melakukan evakuasi ke tempat aman.

Sekitar 400 orang di Islamic Center Indramayu dan sekitar 350 warga di GOR Perumahan Bumi Patra.

Pertamina juga mengupayakan berbagai bentuk bantuan untuk memenuhi kebutuhan warga di pengungsian.

Maka kesimpulan dari pesan dari media sosial yang menyatakan kelangkaan BBM pada Pulau Jawa dan kenaikan harga pangan nasonal serta terjadi teror sabotase adalah hoax. ***

Editor: Ambar Adi Winarso