• Sabtu, 2 Juli 2022

PPDB Jateng 2022 Jenjang SMP, Bupati Kudus Pantau Langsung, Pastikan Tak ada Kendala

- Kamis, 23 Juni 2022 | 21:02 WIB
PPDB Jateng 2022 Jenjang SMP, Bupati Kudus Pantau Langsung, Pastikan Tak ada Kendala.
PPDB Jateng 2022 Jenjang SMP, Bupati Kudus Pantau Langsung, Pastikan Tak ada Kendala.

WARTA NASIONAL - PPDB Jateng 2022, Penerimaan Peserta Didik Baru di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah mulai dilaksanakan di sekolah Menengah Tingkat Pertama (SMP).

Untuk memastikan tidak ada kendala selama pelaksanaan PPDB tersebut, Bupati Kudus H.M. Hartopo didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan rakyat serta Kepala Disdikpora Kudus memantau jalannya PPDB di dua lokasi, yaitu SMPN 1 Jati dan SMPN 1 Kudus, Rabu (22/6).

Sesuai dengan kebijakan dari Kemendikbudristek terdapat empat jalur sistem PPDB Jateng 2022 yang dibuka, yaitu Zonasi, Afirmasi, prestasi dan perpindahan orang tua.

Baca Juga: DEMA FISIP UIN Walisongo Berhasil Lakukan Diskusi Offline Seputar Gender, Ini Hasilnya

"Ada empat jalur PPDB yang dibuka, yakni jalur Zonasi, jalur prestasi, jalur Afirmasi, dan jalur perpindahan tugas orang tua," kata Hartopo.

Untuk jalur afirmasi, bupati meminta harus ada tim verifikasi yang mengharuskan turun ke lapangan melakukan survey langsung untuk memastikan kebenaran kondisi keluarganya.

"Terkait jalur afirmasi untuk warga tak mampu, harus ada tim verifikasi langsung ke lapangan, jangan hanya verifikasi berdasarkan data saja. Jangan sampai beranggapan bahwa ketika telah masuk DTKS bisa dijadikan dasar otomatis masuk dalam jalur afirmasi, karena keputusan ada di tim verifikasi usai melihat kondisi riil di lapangan. Hal tersebut untuk menghindari kecemburuan sosial," ujar Hartopo.

Baca Juga: Pendaftaran PPDB Online Jateng SMA/SMK 2022, Pemohon SK DTKS Melambung di Kantor Dinas Sosial Kabupaten Tegal

Ia meminta sekolah mempunyai kebijakan tersendiri dalam menyikapi penerimaan peserta didik baru khususnya bagi siswa diluar zonasi yang ingin masuk sekolah yang diinginkan. "Bisa melalui jalur prestasi, ataupun jalur afirmasi dan jalur perpindahan tugas orang tuanya. Kan sudah ada prosentasenya, saya harap ada pertimbangan dan kebijakan tersendiri dari pihak sekolah dalam mengambil keputusan" imbuhnya.

Halaman:

Editor: Siswanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X