BERBAGI
Mahasiswa KKN UIN Walisongo Adakan Ngaji Online Fikih Munakahat bersama Pengurus Ponpes al-Akbar Santoso

PEMALANG, Warta Nasional – Sejumlah Mahasiswa yang sedang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Rumah UIN Walisongo Semarang, melakukan kegiatan virtual pendidikan agama dan dakwah yaitu berupa “Ngaji Online” dengan tema pembahasan Fiqih Munakahat, Jumat 16 Oktober 2020.

Ngaji online yang berlangsung pada pukul 20.00 WIB sampai dengan 21. 20 WIB ini sebagai inovasi baru dari kelompok 104 KKN Reguler dari Rumah (RDR) angkatan 75 agar tetap bisa bertatap muka, belajar dan berdiskusi bersama mengupas tuntas materi kajian meskipun via virtual. Ngaji online ini disiarkan secara langsung melalui akun Instagram kknreg75_pemalangkota dan akun Facebook KKN Pemalang.

Khajar Hamit selaku koordinator kelompok 104 mengatakan, ‘Tujuan diadakannya Ngaji online ini sebagai salah satu media dalam berdakwah, terlebih dimasa pandemi ini dakwah secara virtual saya rasa efektif untuk menarik minat maudu’.” Dirinya juga sangat berterimakasih kepada Ust. Ghufron yang telah menyempatkan waktu dan bersedia mengisi Ngaji Online ini, tak lupa kepada seluruh partisipan yang berkenan hadir bersama-sama menyerap Ilmu dari beliau.

“Saya Ucapkan banyak terikasih kepada Ust. Ghufron atas ilmunya dan kepada teman-teman santri Ponpes al-Akbar Santoso yang turut berpartisipasi dalam agenda ngaji online ini serta tak lupa kepada seluruh audien’s yang menyaksikan siaran langsung baik melalui Instagram maupun Facebook. Semoga apa yang kita lakukan pada malam hari ini terhitung sebagai amal ibadah yang tidak akan putus sampai di akhirat nanti. Allahumma Aamiin.”

Ustad Ghufron Ashari menjelaskan bahwa kegiatan ngaji online ini memang efektif digunakan sebagai salah satu media belajar di masa pandemi seperti sekarang ini. “Meskipun pandemi masih terus berlangsung kita harus tetap semangat menuntut ilmu, belajar dan berdiskusi. Semoga apa yang kita pelajari pada malam ini dapat  diamalkan kedepannya.”

“Ngaji Kitab Qurrotul Uyun BAB Nikah dengan Sub BAB yang kita bahas malam ini mengenai hukum nikah dan rukun nikah, memang sangat nenarik apalagi bagi mahasiswa KKN ini yang sudah memasuki usia pernikahan. Saya harap setelah mendapat ilmu fikih munakahat semua pendengar dalam agenda ngaji online ini dapat mengimplementasikannya dalam kehidupan. Jika sudah siap dan mapan lebih baik segara menikah dari pada terus berzina.” Begitulah pesan yang beliau sampaikan.

Firdha Ma’rifah Mahasiswa UIN Walisongo semester 7 ketika dihubungi selepas acara menuturkan “Saya sangat tertarik pada tema pembahasan mengenai Fikih Munakahat ini, memang sejak duduk dibangku MAN sampai saat ini saya tidak bosan mengikuti kajian mengenai Munakahat.” Kemudian Firdha menambahkan “Kajian yang disampaikan oleh Ust. Ghufron sangat jelas dan memahamkan. Saya mendapat ilmu banyak dari Ngaji Online malam ini. Saya berharap Kajian ini bisa menjadi kajian rutinan selama masa KKN UIN Walisongo agar lebih tuntas lagi pembahasannya.”

Lain halnya dengan Firdha yang sudah mempelajari Fiqih Munakahat sejak lama, seorang pelajar kelas XII SMA N 1 Pemalang Dertha Fanitullah yang baru memperoleh materi munakahat pekan lalu di sekolah mengungkapkan ketertarikannya mengikuti Ngaji online ini,  “Alasan saya mengikuti seminar ini yaitu untuk menambah pengalaman, wawasan, mengisi waktu luang dengan hal-hal bermanfaat yang positif.” Dertha mengakui bahwa fiqih munakahat ini merupakan materi baru yang dia terima meskipun begitu dirinya sangat antusias dalam menyimak dan menyerap ilmu yang baru ini.

Kegiatan virtual ini mendapat respon positif dari masyarakat umum utamanya kaum muda dan mahasiswa. Hal ini terlihat dari banyaknya audiens yang bertanya ketika dibuka sesi tanya dan jawab. Namun karena waktu yang terbatas hanya dipilih tiga pertanyaan saja. (WN)