BERBAGI
Kepala Cabang BP Jamsostek Semarang Pemuda Teguh Wiyono melalui Kepala BP Jamsostek Kendal Suriyadi, di Kantor BP Jamsostek Kendal Senin (28/12/2020). (Foto: Humas Pemkab Kendal)

KENDAL, Warta Nasional – Kepala Cabang BP Jamsostek Semarang Pemuda Teguh Wiyono melalui Kepala BP Jamsostek Kendal Suriyadi menyampaikan rasa terima kasih kepada stakeholder terkait, sehingga dimasa pandemi virus Covid-19, BP Jamsostek berjalan dengan baik, di Kantor BP Jamsostek Kendal, Senin (28/12/2020).

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh stakeholder BPJS Ketengakerjaan Cabang Kendal,    baik kepada Asosiasi Pengusaha, Serikat Buruh/Pekerja, Paguyuban Kemasyarakatan, Tokoh Masyarakat, Media, dan semua pihak yang telah mendukung, terutama kepada Pemerintah Kabupaten Kendal yang selama ini terus mendukung  pelaksanaan program jaminan sosial ketenagakerjaan di Kabupaten Kendal di tahun 2020,” ujar Suriyadi.

Selain itu, Kepala BP Jamsostek Kendal menyampaikan jumlah keikutsertaan masyarakat Kendal dan kinerjanya selama masa pandemi virus Covid-19. “Kepesertaan aktif tenaga kerja tahun 2020 di Kabupaten Kendal tercapai 55.238 tenaga kerja atau 112,93% dari target tahun 2020,” katanya.

Ditambahkan Supriyadi, kondisi pandemi di tahun 2020 ini kepesertaan aktif untuk tenaga kerja penerima upah di Kabupaten Kendal ada 36.750 orang, artinya tumbuh 8,65 % dibandingkan tahun lalu, dan  kepesertaan aktif tenaga kerja bukan penerima upah 6.065 juga tumbuh 0,18 % dibandingkan tahun lalu.

Selain itu, lanjut Suriyadi, untuk sektor jasa konstruksi dan pekerja Migran Indonesia mengalami dampak atau penurunan yang cukup signifikan, yaitu kepesertaan aktif tenaga kerja sektor jasa konstruksi hanya 8.965 orang atau minus 47,48 % dibandingkan tahun lalu, dan kepesertaan aktif tenaga kerja pekerja Migran Indonesia 3.548 orang atau minus 47,25% dibandingkan tahun lalu. Sedangkan, penerimaan iuran Rp. 76,9 Miliar atau 118,26% dari target tahun 2020, artinya tumbuh 1,17% dibandingkan penerimaan iuran tahun lalu.

Kepala BP Jamsostek Kendal  juga mengungkapkan, terkait dengan pembayaran klaim jaminan di Kendal terdapat 6.864 kasus yang dibayarkan, artinya turun 11,77% dibandingkan tahun lalu, namun untuk nominal uangnya mengalami kenaikan sekitar 18, 57% dibandingkan tahun lalu dengan nilai pembayaran Rp. 63,19 Miliar.

“Kenaikan nominal klaim yang dibayarkan, salah satunya disebabkan adanya kenaikan manfaat program jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian,” ungkap Suriyadi.

Supriyadi juga menerangkan, ada tiga momentum yang sangat bermanfaat bagi masyarakat pada tahun 2020, pertama adalah kenaikan manfaat tanpa kenaikan iuran diberlakukan sejak akhir tahun 2019.

Kedua, Program Bantuan Subisidi Upah (BSU) dari Pemerintah Pusat bagi peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan sampai dengan bulan Juni 2020 di  sektor Penerima Upah dengan gaji dibawah Rp.  5 JT, dan yang ketiga adalah relaksasasi iuran yang berlaku mulai bulan Agustus 2020 sampai dengan Januari 2021.

“Kepada masyarakat khususnya pekerja yang belum ikut program BPJS Ketenagaakerjaan untuk segera mendaftar, karena ada kemungkinan  program BSU akan di perpanjang sampai 2021, sehingga akan lebih banyak lagi masyarakat yang akan menerima manfaatnya,” pesan Suriyadi kepada masyarakat Kendal.

Dirinya berharap semoga di tahun 2021 kondisi Kabupaten Kendal dan Indonesia pulih dari pandemi covid-19, keamanan kondusif, dan iklim perekonomian tumbuh, sehingga kesejahteraan masyarat meningkat termasuk perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.