BERBAGI
ilustrasi
ilustrasi

SIAK, RIAU, Warta Nasional – Dinas Kesehatan Kabupaten Siak, Riau, menyebutkan ada tiga Puskesmas yang pembangunannya terbengkalai sejak tahun 2013.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Siak R Tonny Chandra di Siak, Kamis, mengatakan kegiatan pembangunan itu dilakukan pihak Pemerintah Provinsi Riau. Ketiganya berada di Kecamatan Lubuk Dalam, Kerinci Kanan, dan Sabak Auh.

“Akhir tahun 2013 tidak selesai dengan progres ada yang lima persen, 55 dan 70 persen. Putus kontrak dan tahun 2014 tak bisa dilanjutkan. Pada tahun 2015 dianggarkan lagi tapi ternyata terkendala aset,” ungkapnya.

Dikatakannya, ada tarik ulur karena asetnya milik provinsi dan belum diserahkan ke kabupaten. Padahal uang dalam bentuk bantuan keuangan juga sudah dikirim oleh Pemprov Riau sehingga pembangunan tak lagi bisa dilanjutkan.

Kemudian, pihaknya meminta diaudit teknis terlebih dahulu oleh tim Universitas Riau dan penghitungan oleh badan yang punya otoritas. Namun setelah itu dilakukan hingga tahun 2018 belum bisa juga dilanjutkan.

“Tidak dianggarkan lagi oleh provinsi karena tak boleh lagi membangun di kabupaten, hanya boleh membantu dengan bantuan keuangan. Harapan saya, aset harus diserahkan dulu ke kabupaten, kemudian dilanjutkan dengan pembangunan oleh kabupaten tapi dananya dari provinsi,” ujarnya.

Lebih lanjut, dia berharap dengan Bupati Syamsuar saat ini yang segera dilantik menjadi Gubernur Riau satu bulan lagi, pembangunan tiga puskesmas itu bisa dilanjutkan. Membutuhkan dana sekitar Rp4,5 miliar untuk ketiga puskesmas itu,” ungkap Tonny. (Ant)