BERBAGI
Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo menerima Pengurus Esport Indonesia Jawa Tengah, Rabu 7 April 2021 /Humas Pemprov Jateng

SEMARANG, Warta Nasional – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo dinilai mampu membimbing Esport Jateng menjadi cabang olahraga yang berprestasi.

Untuk itu Ganjar Pranowo didapuk sebagai dewan pembina Esport Indonesia (ESI) Jawa Tengah.

Hal itu disampaikan Ketua Harian ESI Jateng, Evandra Subagyo secara langsung kepada Ganjar Pranowo saat menggelar audiensi di Pemprov Jateng, Semarang Rabu (7/04/2021).

Baca Juga: Cashback 60 Persen ShopeePay Belanja di Tiga Pusat UKM Semarang

Evandra menyampaikan kepada Ganjar, bahwa kepengurusan ESI Jateng sudah terbentuk, baik di level provinsi maupun Kabupaten/Kota.

Ganjar yang memang konsen terhadap pengembangan Esport dan beberapa kali menggelar turnamen Esport menerima tugas itu. Bahkan pengurus ESI Jateng dibuat terkejut karena saat itu juga, Ganjar memberikan saran dan masukan dalam pengembangan Esport di Jawa Tengah.

“Saya mau jadi pembina, asal kalian mau di bina. Kalau hanya titel saja, ndak usah,” kata Ganjar.

Dalam kesempatan itu, Ganjar mengatakan bahwa Esport sedang digandrungi anak-anak muda. ESI Jateng lanjut Ganjar diminta membuat banyak event perlombaan untuk menampung bakat-bakat Esport di Jawa Tengah.

Baca Juga: Cair Token Gratis PLN Periode April-Juni 2021

Selain itu, Ganjar juga meminta adanya penataan infrastruktur, salah satunya adalah klasifikasi ranking para pemainnya. Sebab selama ini, klasifikasi itu belum ada sehingga sering saat lomba berlangsung, ada pemain level bawah yang bertemu level profesional.

“Termasuk sertifikasi atlet, itu juga penting dilakukan kalau ini mau dikembangkan secara profesional. Perbanyak lomba-lomba, agar anak-anak itu mendapat ruang untuk bertanding,” tegasnya.

Ganjar juga meminta ESI Jateng mengantisipasi dampak buruk dari kecanduan game. Sebab sudah ada berita, ada salah satu anak di Jawa Barat yang meninggal karena diduga kecanduan game.

Baca Juga: Skenario Vaksinasi Malam Hari Saat Ramadan

“Sosialisasi tentang keamanan bermain game, kalau bermain jangan terlalu lama sampai lupa waktu. Dan yang tidak kalah penting juga, bagaimana mengajarkan pada anak-anak tentang sosialisasi dengan sesama, tidak boleh asyik dengan game kemudian lupa bergaul dengan teman-temannya,” pungkasnya.

Ketua Harian ESI Jateng, Evandra Subagyo cukup terkejut dengan saran dan masukan Ganjar. Sebab, Ganjar paham betul tentang Esport dan memahami sampai hal-hal yang teknis.

“Saya nggak menyangka saja, pak Ganjar melihat Esport sudah cukup jauh. Saya kira akan ada banyak pertanyaan tentang Esport, ternyata malah memberikan masukan, ide dan contoh-contoh kongkret yang terjadi,” katanya.

Maka tak salah lanjut dia, ESI Jateng menunjuk Ganjar sebagai dewan pembina. Selain sebagai Gubernur, Ganjar juga sangat konsen pada bidang olahraga baru ini.

Baca Juga: Ada Simpel Pol Pemeriksaan Kesehatan Calon Pemohon SIM dari Rumah

“Pak Ganjar bukan hanya sekedar memiliki titel pembina saja, atau bukan hanya mendapat penghormatan saja, tapi benar-benar membina kami. Semoga ini awal yang baik menjadikan Esport Jateng berkembang dan nantinya akan muncul atlet-atlet Esport yang mengharumkan nama bangsa,” terangnya.

Secara kepengurusan lanjut Evandra, ESI Jateng telah resmi terbentuk mulai level Provinsi sampai Kabupaten/Kota. Saat ini pengurus sudah dilantik dan ESI Jateng juga telah menggelar dua turnamen besar di awal tahun lalu, yakni PUBG dan Mobile Legend.

“Ke depan, selain membuat banyak event, sesuai arahan pak Gubernur kami akan merapikan struktur, membuat klasifikasi antar pemain dan lainnya. Dengan klasifikasi yang benar, maka pemetaan atlet bisa mudah dilakukan. Semoga ke depan bisa berjalan dengan lancar,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Bidang Wasit dan Pelatih ESI Jawa Tengah, Supriyadi mengapresiasi kepada Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo yang bersedia menjadi dewan pembina ESI Jawa Tengah.

Baca Juga: Kemenag Siapkan Manasik Haji di Masa Pandemi sebagai Mitigasi Penyelenggaraan Haji

“Kami percaya beliau, pak Gub, bisa membimbing Esport Jateng menjadi cabang olahraga yang berprestasi,” kata Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Semarang itu.

Ditambahkan, Supriyadi, Pihaknya  akan segera melaksanakan training of trainer (TOT) untuk para pelatih dan wasit agar kedepannya turnamen-turnamen yang dipertandingkan bisa lebih berkualitas dan memperluas pada trainer ke sekolah-sekolah.

“Sehingga kedepannya game on line ini bisa lebih terarah dan berdampak positif bagi para penggemarnya,”pungkasnya. (WN)