BERBAGI
Dr. H. Awaludin Pimay, Lc, MA Dosen Fakultas Dakwah & Komunikasi UIN Walisongo

Oleh : Awaludin Pimay

Dunia dilanda banjir
Dunia dikelilingi air
Curah hujan dengan deras mengalir
Ke permukiman elit dan bankir

Di pemukiman sulit, terisolir
Banyak yang menawarkan jasa tukang parkir
Meskipun dimarahi aparat dan diusir
Tak sedikit yang tergelincir
Oleh arus dan genangan air

Banyak pula yang was was dan khawatir
Dengan perabotan rumah tangga yang bercampur lumpur dan pasir
Ada yang rusak hiasan dinding yang berukir
Rakyat hanya bisa pasrah dan berzikir

Terhadap program anti banjir
Realita di stasiun gambir
Penumpang kecewa karena tak diakomodir
Akhirnya mereka hanya bisa menyindir
Sesekali ada lontaran mengkecibir

Dunia…..oh dunia….
Hamba tidak habis pikir
Melihat orang yang selalu tubir
Antara warga dan media sosial saling anulir dan sindir
Mengisi angket dan formulir
Yang dialamatkan kepada pujangga dan penyair

Tidak mau pasrah terhadap takdir
Hamba berharap semoga aman dan suasana cair
Maka diperbanyak tasbih dan zikir
Disertai dengan gemuruh takbir
Kepada Allah Yang Maha Kabir

Awaludin Pimay, Dosen Fakultas Dakwah & Komunikasi UIN Walisongo