BERBAGI
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri Walisongo (Foto: Erika Lutfi Umaroh)

SEMARANG, Warta Nasional – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri Walisongo di Ungaran Barat melaksanakan gerakan pembagian masker di Desa Branjang, Dusun Branjang.

Alasan utama proker ini yaitu untuk memanimalisir penyebaran virus Covid-19 dan mengajak warga desa Branjang untuk mematuhi protokol kesehatan agar tidak menyepelekan dampak dari virus Covid-19 ini.

Memakai masker adalah salah satu upaya untuk pencegahan virus Covid-19 ini. Selain memakai masker cara yang dapat dilakukan untuk pencegahan virus Covid-19 yaitu dengan cara menerapkan 3M : Memakai Masker, Mencuci Tangan, dan Menjaga Jarak.

Pembagian masker dilakukan dalam 2 tahap. Pembagian masker untuk tahap pertama dilaksanakan pada tanggal 11 Januari 2021 yang bertepatan pada hari senin malam selasa. Kegiatan ini dilaksanakan pada acara yasiinan para ibu-ibu warga desa Branjang di RT 01.

Pembagian masker untuk tahap kedua dilaksanakan pada tanggal 16 Januari 2021 pada malam minggu. Dimana dilaksanakannya kegiatan rutinan sholawatan para ibu-ibu warga desa Branjang khususnya RT 05.

Warga desa branjang khususnya lansia yang berada di desa tersebut kurang mengenal teknologi sehingga sosialisasi melalui media yang di terapkan oleh pemerintah belum sepenuhnya terealisasi, dengan adanya mahasiswa UIN Walisongo yang sedang melakukan tugas akhir atau kkn (kuliah kerja nyata) mensosialisasikan anjuran pemerintah yang belum sepenuhnya terealisasi terhadap warga yang awam terhadap internet atau media sosial.

“Saya turut berterimakasih dengan adanya adik-adik KKN sudah rela menyediakan masker, serta turut berperan aktif untuk mensosialisasikan bahaya virus covid-19 yang sudah banyak merenggut nyawa, dan saya sangat berterimakasih sama adik-adik KKN telah mengingatkan kita semua tentang bahayanya virus yang sedang melanda ini, bagi saya pribadi memakai masker ini adalah sebuah bentuk ikhtiar kita,” ujar ketua yasiinan.

Hal itu dilakukan untuk melindungi diri sendiri, keluarga, dan orang-orang disekitar kita agar mematuhi protokol kesehatan dalam menghadapi kebiasaan baru untuk pencegahan penyebaran virus Covid-19 di wilayah desa Branjang. (WN)