BERBAGI
Kanwil Kemenag Sulsel melakukan Rapat Persiapan Doa dan Dzikir Bersama Secara Daring dan Bergulir #PrayFromHome mulai 14 juli -17 2021 /Humas Kemenag Sulsel

SINARJATENG.COM – Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas mengajak kepada seluruh masyarakat untuk terus memanjatkan doa untuk keselamatan negeri ini di tengah pandemi seperti sekarang ini.

Ajakan ini dilakukan secara #PrayFromHome yang nantinya akan terus bergulir di berbagai daerah di Indonesia.

Salah satunya yang akan dilakukan di Sulawesi Selatan. Kanwil Kemenag Sulsel juga mengajak masyarakat Sulsel untuk memanjatkan doa serta harapan yang besar.

Ajakan ini dilakukan dengan Acara Dzikir dan Doa Bersama yang akan digelar selama empat hari yaitu mulai, Rabu 14-17 Juli 2021.

Baca Juga: Ganjar Dukung Penutupan Seluruh Exit Tol Jateng 16-22 Juli

Menurut Kakanwil Kemenag Sulsel Khaeroni, Dzikir Dan Doa Bersama ini mengambil tema ‘Ikhtiar Batin Kemenag Sulsel untuk Keselamatan Bangsa’ dengan Tagar #KemenagSulselBerdoa,”

“Selain mendoakan warga yang sudah wafat karena terpapar Covid-19, kita juga nantinya akan mendoakan yang terbaik untuk para pejuang yang berada di garda terdepan dalam melawan Covid-19, seperti tenaga kesehatan, aparat keamanan, relawan, masyarakat dan semua yang sudah berjuang dan berkorban untuk mengatasi pandemi ini,” ujar Kakanwil Kemenag Sulsel dalam ruang kerjanya setelah rapat dengan jajarannya, Selasa, 13 juli 2021.

Khaerani juga mengatakan, dengan adanya doa dan dzikir bersama ini diharapkan dapat menggerakkan kesadaran kita dan optimisme bersama seluruh masyarakat yang ada di Sulawesi Selatan untuk terus mendoakan negeri ini, khususnya Sulsel.

Dzikir dan doa bersama ini nantinya akan dilakukan secara daring melalui (zoom meeting dan streaming medsos Kemenag Sulsel). Doa bersama ini akan mulai dilaksanakan 14 Juli 2021.

Baca Juga : Gencarkan Vaksinasi di Sekolah, Ganjar: Ini Bagus, Anak-anak Kita Bentengi

Puncak acaranya akan dilaksanakan pada 17 Juli 2021, dengan melibatkan seluruh Bidang yang ada, serta Pembimas dan Unit Kerja yang ada di Lingkup Kanwil sebagai penanggungjawab.

Harapan Kakanwil setelah diadakannya kegiatan doa dan dzikir bersama ini dapat menumbuhkan kekuatan dan kebersamaan masyarakat untuk bergotong royong dalam menghadapi situasi pandemi yang semakin parah, dan semoga dapat memberikan kesadaran tentang bagaimana pentingnya menjaga kesehatan diri kita dan kesehatan lingkungan sekitar.

“Semoga ini tidak sekedar seremoni belaka dan terbatas pada waktu empat hari tersebut. Tapi, ini bisa menjadi gerakan kesadaran bersama seluruh lapisan masyarakat untuk secara terus menerus dilakukan, meskipun dari rumah, apalagi di kondisi PPKM saat ini,” pungkas Kakanwil Kemenag Sulsel itu. (WN)