BERBAGI
ilutrasi rukyatul hilal tidak terlihat di Semarang
Ilustrasi, rukyatul hilal di Menara MAJT Semarang tidak terlihat namun 1 Ramadan 1442 H tetap 13 April 2021 karena hilal terlihat di Condrodipo Gresik/Ambar Adi Winarso-Dok.Instagram @infobandaaceh

SEMARANG, Warta Nasional – Hilal tidak terlihat di Semarang namun puasa 1 Ramadan 1442 H tetap jatuh pada 13 April 2021.

Rukyatul (pengamatan) pada bulan sabit muda pertama (hilal) ini tidak terlihat saat pengamatan di Menara Al Husna Masjid Agung Jawa Tengah, Senin 12 April 2021.

Rukyatul hilal tepat dilakukan pada saat matahari terbenan yakni pukul 17.40 WIB, namun setelahnya tidak terlihat hilal atau bulan baru.

Pengamatan hilal juga sampai menunggu 10 menit setelah matahari terbenam nanum tetap tidak terlihat bulan baru.

Faktor alam karema tertutup oleh awan menjadi sebab posisi hilal sampai setelah matahari terbenam tidak terlihat.

Pengamatan hilal juga ada di pesisir Pelabuhan Kendal namun hasilnya sama, hilal tidak terlihat.

Hadir dalam rukyatul hilal perwakilan ormas NU, Muhammadiyah,  UIN Walisongo, hakim agama PN, dosen ilmu falak, mahasiswa dan santri.

“Tidak terlihatnya hilal terdapat disebabkan bulan tertutup oleh awan,” kata Wakil Ketua Lembaga Falakiyah PBNU, Slamet Hambali.

Mesti tidak terlihat, pihaknya tetap melaporkan hasil pengamatan hilal ini kepada kantor perwakilan Kementerian Agama Semarang.

Di sisi lain, pihaknya menerima laporan dari lokasi rukyatul hilal di Jawa Timur, tepatnya di Condrodipo, Gresik sudah terlihat bulan baru.

Sehingga penentuan puasa 1 Ramadan 1442 H tetap akan jatuh pada tanggal 13 April 2021.4.12

Pihaknya menyebut karena sudah terlihat bulan baru atau hilal maka sudah tidak ada alasan untuk menunda puasa Ramadan.

“Artinya malam ini sudah mulai masuk 1 ramadhan 1442 Hijriah, tidak ada alasan untuk menunda pelaksanaan puasa ramadan. Sekaligus menjadi penentu 1 Ramadan jatuh pada 13 april 2021,” jelasnya. ***

Editor: Ambar Adi Winarso