BERBAGI
Rumpun pohon bambu tumbang di Kecamatan Grabag akibat angin kencang, Jumat (12/3/2021)/Dok/Humas Pemkab Magelang

MAGELANG, Warta Nasional – Hujan deras disertai angin kencang yang melanda kota Magelang mengakibatkan pepohonan dan rumpun bambu tumbang dan merusak sejumlah rumah. Dalam bencana tersebut tidak ada korban.

“Kejadian angin kencang terjadi sekitar pukul 14.00 WIB disertai hujan intensitas sedang-lebat,” kata Plt Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Magelang, Edy Susanto, Jumat 12 Maret 2021.

Disebutkan Edy, hasil kaji cepat di lapangan mencatat sebanyak lima lokasi bencana wilayah Kecamatan Grabag.

Lokasi pertama di Dusun Bono, Desa Baleagung, Kecamatan Grabag. Di tempat ini satu rumah rusak ringan tertimpa rumpun bambu tumbang. Kemudian di Dusun Pesidi Desa Pesidi dan Dusun Sujan, Desa Salam, pohon tumbang menutup akses jalan.

Kejadian angin kencang juga terjadi di Dusun Ngelo, Desa Pucungroto, Kecamatan Kajoran. Sedikitnya 19 rumah rusak ringan tertimpa pohon tumbang.

Kemudian di Dusun Patran, Desa Sangen, Kecamatan Kajoran tercatat 15 rumah rusak ringan di bagian atap berhamburan dan rumah tertimpa pohon.

“Berdasarkan kaji cepat yang dilakukan BPBD, Dampak dari pohon yang tumbang tersebut, setidaknya terdapat 34 rumah rusak ringan,” ujar Edy.

Selain itu pohon tumbang juga menimpa jaringan lstrik PLN dan menutup akses jalan di beberapa titik lokasi di Kecamatan Grabag dan Kajoran. Upaya penanganan darurat oleh BPBD adalah kaji cepat dan berkoordinasi dengan PLN dan Pemdes setempat.

Proses pembersihan langsung dilakukan secara gotong royong. Namun karena kondisi sudah malam dan hujan ringan masih mengguyur proses pembersihan material akan dilanjutkan pada hari Sabtu 13 Maret 2021.

“Kerja bakti penanganan darurat pohon tumbang oleh BPBD, Satpol PP, Relawan dan warga,” jelas Edy.