BERBAGI
Petugas dari Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Mataram, melakukan pembersihan pohon tumbang di Lingkungan Gerisak, akibat angin kencang disertai hujan deras. (Jumat 22/11). (Inside Lombok/ANTARA /Nirkomala.ist)

Warta Nasional- Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, mengatakan, sebanyak 15 pohon tumbang akibat hujan disertai angin kencang pada Minggu (15/11), terjadi bukan hanya karena faktor usia akan tetapi juga kondisi akar yang tidak kuat.

“Akibatnya, pohon yang tumbang tidak hanya pohon besar saja, tetapi pohon kecil juga ada. Apalagi pohon yang terkena angin puting beliung langsung terangkat bersama akarnya,” kata Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Mataram HM Kemal Islam di Mataram, Senin (16/11).

Ia mengatakan, untuk melakukan antisipasi pohon tumbang, Disperkim secara rutin telah melakukan pengecekan terhadap pohon yang usia tua dan berpotensi tumbang, serta pemangkasan untuk mengurangi beban.

“Tapi yang namanya bencana tidak bisa kita hindari dan terjadi pada titik-titik yang tidak diprediksi dan kejadian kemarin di luar kemampuan kita,” katanya mengutip Antara.

Namun demikian dalam penanganan, lanjutnya, begitu ada laporan pohon tumbang, timnya bersama satgas bencana lainnya segera meluncur ke lokasi untuk melakukan pemotongan batang pohon tumbang yang mengarah ke jalan agar arus lalu lintas bisa kembali normal.

Saat ini, 15 titik lokasi pohon tumbang tersebut sudah dibersihkan, tapi pihaknya berharap kepada masyarakat agar tetap waspada ketika terjadi angin kencang dan hujan deras.(Sik)