BERBAGI
Sri Widati terima Mandom Kartini Award 2021 yang dipersembahkan oleh PT Mandom dan Jaringan Jurnalis Perempuan (JJP) Jateng/Ambar Adi Winarso-Warta Nasional

SEMARANG, Warta Nasional – Sri Widati (46) tak menyangka mendapat anugerah sebagai sosok wanita inspiratif berupa Kartini Award.

Selasa 20 April 2021 sekira pukul 14.00 WIB di bulan Ramadan, masih berbalut kostum kebesarannya berwarna hijau, khas ojek online.

Siang itu adalah waktu Sri Widati harus mengais rezeki dengan sepeda motor matic-nya, namun tertahan dengan rezeki nomplok tak dia duga

Tiba-tiba datang seorang pria perlente dengan para staf kantoran, mengetuk pintu, lalu memberikan sebuah piagam bertuliskan Mandom Kartini Award.

Wajah ibu tiga anak ini masih bertanya-tanya, dengan kedatangan banyak orang menyambangi kediamannya di Krajaran Barat IV RT3 RW 3 Kelurahan Jatingaleh Kecamatan Candisari Kota Semarang.

Sri Widati rupanya didapuk sebagai salah satu penerima gelar Kartini zaman sekarang dari program Mandom Kartini Award 2021.

Bukan tanpa sebab Sri Widati menerima Mandom Kartini Award 2021, dia satu dari 35 kandidat sosok penerima award.

Award dipersembahkan perusahan kosmetik Mandom dan Jaringan Jurnalis Perempuan (JJP) Jawa Tengah.

Single Parent Profesi Driver Ojol

Sri Widati, adalah seorang ibu rumah tangga yang merasakan kerasnya hidup bagaimana berjuang sebagai single parent selama enam tahun.

Dia harus banting tulang menafkahi tiga anaknya yang sudah dewasa sampai jenjang perguruan tinggi.

Bekerja sebagai driver ojol berjalan selama dua tahun, profesi yang tak banyak disentuh oleh kaum hawa, adalah wujud bagaimana wanita bisa mandiri.

“Jam 8 pagi sampai 2 siang, kalau malam habis tarawih khusus order makanan,” katanya.

Sebelumnya, Sri Widati juga mencoba peruntungan berjualan minuman herbal jamu, namun hasilnya belum berpihak.

“Titip di warung dan apotik tapi banyak barang kembalinya,” kenangnya.

Bukan hanya itu, ibu dari Yudhistira Widi Pratama (26), Violita Adiningtyas (22) dan Safira Aulia Harwita (16), punya prestasi tersendiri.

Mampu Terbitkan Sembilan Buku

Sebuah kegemaran menulis dia representasikan dalam sembilan antologi buku, ada cerita pendek dan puisi.

Sebuah karya prestasi yang jarang dimiliki oleh ibu rumah tangga seusia dia.

Prestasi lainnya, mampu mengantarkan putri keduanya menampak bangku kuliah di Universitas Negeri Jogjakarta (UNJ).

Bahkan dua putrinya juga punya kebanggaan sebagai atlet karate dengan menyandang medali Juara Nasional baik Kata dan Kumite.

“Dulu penjahit, tapi pandemi terus beralih ke ojek online,” kata Sri Widiati.

Soal kegemaran dia menulis, dia sempatkan saat setelah beraktifitas sebagai driver ojol. Inspirasi menulis pun banyak mengalir saat dia antar jemput orderan penumpang.

“Inspirasi menulis ya saat kerja, terus pulang saya tuangkan bisa cerpen atau puisi,” ujarnya yang selalu membawa buku catatan kecil.

Soal dia mendapatkan award Kartini, Sri Widati mengaku tak menduga jika kisah hidupnya bisa menginspirasi.

Prinsip hidupnya, dia hanya jalani hidup harus kuat, harus hidup untuk anak dan orang yang dia sayangi.

Bahwa meski menjadi perempuan namun jangan menjadi makhluk yang lemah dan jangan menutup kemungkinan menjadi kuat.

“Broken home bukan alasan untuk jatuh dan patah apalagi memilih menjadi manusia yang kalah,” tandasnya.

Selain mendapat piagam Mandom Kartini Award, Sri Widati juga menerima uang tali asih dan parcel kosmetik.

Apresiasi JJP dan Mandom

Sementara itu, Ketua Jaringan Jurnalis Perempuan (JJP) Jateng Rita Hidayati, menyatakan banyak pertimbangan dan seleksi ketat menjatuhkan rekomendasi award.

Selain melihat dari sisi perjuangan hidup, ada perjuanagan dan prestasi yang mampu menjadi inspirasi wanita lainnya.

“Kita bukan setingan, dia single parent, membesarkan anak-anak dengan ada koridor prestasi,” terang Rita.

Selain itu, tujuan dari pemberian Award Kartini juga untuk memperingati lahirnya komunitas JJP yang jatuh pada 21 April bersamaan dengan Hari Kartini.

“Award ini kita ingin menghidupkan kembali perempuan inspiratif di tengah perjuangan hidup,” katanya.

Agus Kristianto, Pimpinan Area PT Mandom Indonesia Wilayah Solo menyampaikan, jika Sri Widati adalah sosok yang menginspirasi.

Mandom melihat, ada sosok wanita tangguh yang berhak mendapat apresiasi karena mampu menghidupi keluarga dengan potensi dan prestasi luar biasa.

“Apalagi saat pandemi, Bu Sri Widati bisa menjadi contoh dan semoga bisa muncul wanita-wanita tangguh lainnya,” katanya. ***

Editor: Ambar Adi Winarso