• Minggu, 3 Juli 2022

Gelar Virtual International Conference, FITK UIN Walisongo Gandeng 21 Speaker Berbagai Negara

- Rabu, 23 September 2020 | 16:15 WIB
Dekanat FITK
Dekanat FITK

SEMARANG, Warta Nasional - Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) Universitas Islam Negeri (UIn) Walisongo Semarang menggandeng 21 speaker berbagai negara untuk mengisi Virtual International Conference (VIC).

“Kegiatan kali ini adalah kegiatan yang sangat special karena konferensi internasional yang diselenggarakan oleh FITK menggandeng kurang lebih 21 speaker luar negeri," ujar Dekan FITK, Dr Hj Lift Anis Ma'shumah, M Ag, melalui siaran persnya, Rabu 23/9).

Ke-21 speaker-nya lanjut Lift berasal dari Indonesia, Mesir, Pakistan, India, Qatar, Oman, Irak, Kuwait, Filiphina, Palestina, Bangladesh, Algeria, Nepal, Uni Emirates Arab, United Kingdom, Thailand, Iran, USA, Portugal, Nigeria, dan Syiria. Kegiatan yang dihelat selama tiga hari mulai 23 - 25 September 2020 ini mengangkat tema "Education in The Era of Post Covid-19".

"Tema yang diangkat sangat menarik untuk dibahas, karena seluruh lembaga pendidikan harus merespon segala perubahan yang ada yang disebabkan oleh pendemi. Setiap lembaga segera untuk beradaptasi dan melakukan inovasi teknologi dalam model pembelajaran," imbuhnya.

Terkait sub tema, dalam konferensi ini meliputi sub model pembelajaran, lingustik, dan tekonologi pembelajaran.

“Lembaga pendidikan harus segera beradaptasi dengan teknologi untuk model pembelajaran, maka hal ini sangat menarik untuk didiskusikan," tandasnya.

Turut hadir sebagai pembuka, Rektor UIN Walisongo Semarang, Prof Dr Imam Taufiq M Ag mengapresiasi forum besar yang diadakan oleh FITK.

"Selama 7 bulan ini kita bersama berperang dengan covid-19 yang berdampak ke seluruh lini. Maka dari itu, kita harus merespon segala perubahan yang ada salah satunya pada lini teknologi," jelasnya.

Terkait keberadaan teknologi dan inovasi, Imam menegaskan bahwa dunia pendidikan dan pembelajaran harus segera beradaptasi dan melakukan pengembangan.

“Tentunya untuk model pembelajaran yang lebih efektif dan efisien," imbuhnya.

Terkait model pembelajaran, Imam pun turut menegaskan kehadiran UIN Walisongo yang terus mewujudkan model pembelajaran yang damai dan penuh moderasi, sebagai bentuk kemanusiaan dan toleransi.

“Saat ini UIN Walisongo mengembangkan smart and green campus. Di samping itu, kampus juga sedang mengembangkan model pembelajaran yang damai dan moderasi”, pungkasnya. (WN-003)

Editor: Dian Nafiatul

Editor: Redaksi

Tags

Terkini

BDF Ke-13: Demokrasi Dalam Penanganan Pandemi Global

Jumat, 11 Desember 2020 | 13:38 WIB

Indonesia Dorong PBB Untuk Pastikan Distribusi Vaksin

Minggu, 6 Desember 2020 | 09:47 WIB

Trump Umumkan Akan Segera Keluar RS

Selasa, 6 Oktober 2020 | 07:12 WIB

Disney+ Uji Coba Fitur Terbaru "GroupWatch"

Kamis, 1 Oktober 2020 | 13:35 WIB

Kawasan GBK Siap Dipakai Piala Dunia U-20

Rabu, 23 September 2020 | 05:35 WIB

Kunjungan ke Abu Dhabi, Erick Harap Terjalin Kerjasama

Minggu, 23 Agustus 2020 | 10:57 WIB
X