BERBAGI
Catat! Jadwal Tahapan Penghentian Siaran TV Analog
Catat! Jadwal Tahapan Penghentian Siaran TV Analog/Ambar Adi Winarso-Dok.@global.bali

WARTA NASIONAL – Berikut ada jadwal tahapan penghentian siaran Tv analog yang sudah tidak diberlakukan oleh pemerintah.

Para pemilik tv dengan sistem analog juga tidak usah khawatir karena bisa mempersiapkan alat penggantinya selama tahapan penghentian siaran Tv analog.

Nantinya dengan siaran Tv analog yang berubah menjadi saluran digital maka kualitas audio dan visual lebih berkualitas baik.

Melansir indonesia.go.id jika Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) akan menyosialisasikan tahapan pelaksanaan analog switch-off (ASO) atau penghentian layanan TV berbasis analog menjadi digital.

Rencananya, tahapan pelaksanaan ASO ini bertepatan dengan peringatan ke-76 Kemerdekaan RI pada 17 Agustus 2021.

Salah satu provinsi yang sudah siap menerapkan layanan digital adalah Provinsi Banten. Hal tersebut diutarakan Staf Khusus Menkominfo Bidang Komunikasi Publik Rosarita Niken Widiastuti di Cilegon, Serang, Banten, Kamis (10/6/2021).

“Dari tiga wilayah layanan siaran, semuanya telah dijadwalkan untuk pelaksanaan ASO,” ujar Niken.

Mulai 17 Agustus Baralih ke Digital

Tiga wilayah yang dimaksud adalah Banten 1 mencakup Kabupaten Serang, Kota Serang, dan Kota Cilegon.

Menurut Niken, wilayah Banten 1 masuk dalam tahap pertama ASO pada 17 Agustus 2021. Banten 2 yaitu Kabupaten Pandeglang masuk tahap 2 tanggal 31 Desember 2021,  dan Banten 3 yaitu Kabupaten Lebak masuk tahap 5 pada 2 November 2022.

Stafsus Menkominfo menjelaskan, untuk wilayah Banten 1 (Kabupaten Serang, Kota Serang, dan Kota Cilegon), kini telah beroperasi multipleksing BSTV, TransTV, dan SCTV.

Sedangkan Banten 2 (Kabupaten Pandeglang) juga telah beroperasi multipleksing BSTV, Metro TV, TransTV, dan TVOne.

Sedangkan di Banten 3 (Kabupaten Lebak) telah beroperasi multiplexing TVRI Bayah, BSTV, dan Metro TV.

Jadwal Tahapan Nasional

Pemerintah telah menetapkan penghentian siaran analog yang mencakup lima tahapan, antara lain, pada 17 Agustus 2021, 31 Desember 2021, 31 Maret 2022, 17 Agustus 2022, dan 2 November 2022.

Pada tahap I, layanan sejumlah daerah di lima provinsi akan dimatikan siaran analognya dan mulai migrasi penuh ke digital.

Daerah tersebut, antara lain, Provinsi Aceh meliputi Kabupaten Aceh Besar dan Kota Banda Aceh.

Ada Provinsi Kepulauan Riau meliputi Kabupaten Bintan, Kabupaten Karimun, Kota Batam, dan Kota Tanjung Pinang.

Berikutnya Provinsi Banten meliputi Kabupaten Serang, Kota Cilegon, dan Kota Serang.

Lalu Provinsi Kalimantan Timur mencakup Kabupaten Kutai Kartanegara, Kota Samarinda, dan Kota Bontang.

Terakhir, Provinsi Kalimantan Utara mencakup Kabupaten Bulungan, Kota Tarakan, dan Kabupaten Nunukan.

Alternatif Digital Pakai Set Top Box

Pemilik TV analog tak perlu khawatir karena tetap bisa menyaksikan siaran digital dengan alat set-top box.

Siaran TV digital dapat dinikmati secara gratis dengan kualitas lebih baik.

Kemenkominfo memastikan televisi analog (model lama) masih bisa digunakan kendati siaran yang mengudara hanya dalam bentuk digital.

Masyarakat cukup menambahkan set-top box (STB) agar televisi analog bisa menangkap siaran digital.

Yang penting juga bagi masyarakat, harga STB relatif terjangkau dan mudah untuk menyambungkannya dengan televisi.

Kemudahan siaran digital ini adalah masyarakat tidak perlu membayar iuran, langganan, dan bukan termasuk streaming internet.

Sehingga tidak menggunakan kuota internet untuk mendapatkannya. Jadi, masyarakat bisa menikmati siaran digital secara gratis.

Setelah selesai tahap I, tahap II ASO dilakukan pada 31 Desember 2021 di 20 wilayah layanan di 44 kabupaten kota.

Kemudian, untuk tahap III pada 31 Maret 2022 di 30 wilayah layanan yang terdiri dari 107 kabupaten kota dan pada tahap IV, dilaksanakan mulai 17 Agustus 2022 di 31 wilayah dengan 110 kabupaten kota.

Tahap V atau tahap terakhir berlakukan pada 2 November 2022, 24 wilayah layanan di 63 kabupaten kota.

Tahapan Multiplexing Frekuensi

Selanjutnya, pada 3 November sampai 31 Desember 2022 masuk ke tahapan persiapan multiplexing restaking, yaitu penyesuaian dan penataan spektrum frekuensi.

Di sana akan ada penentuan spektrum yang berguna untuk penyiaran dan komunikasi seluler.

Kemudian pada 1 Januari 2023 sampai 30 Juni 2023, masuk ke tahap multiplexing restaking untuk penetapan pemisahan spektrum frekuensi untuk penyiaran televisi digital.

Setelah penetapan, sisa 112 Mhz spektrum frekuensi untuk penguatan telekomunikasi seluler. Migrasi siaran televisi analog ke digital dapat memberikan penghematan dalam penggunaan pita frekuensi 700 MHz. ***

Editor: Ambar Adi Winarso