BERBAGI
Sekretaris Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Magelang, Zanuar Efendi saat dihubungi di sela syuting film dokumenter keunggulan beras organik Magelang di gerai KFC Artos Mall Magelang, Minggu (31/1/2021). (Foto: Humas Pemkab Magelang)

MAGELANG, Warta Nasional – Kabar gembira datang dari petani beras organic di Kabupaten Magelang. Petani beras organik kini bahkan menjangkau pasar internasional, yakni ekspor ke Malaysia dan Thailand.

Selain itu distribusinya juga merambah ke PT Fast Food Indonesia Jabodetabek (induk perusahaan Kentucky Fried Chicken/ KFC), Surabaya raya dan jaringan Tol trans Jawa.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Magelang, Zanuar Efendi saat dihubungi di sela syuting film dokumenter keunggulan beras organik Magelang di gerai KFC Artos Mall Magelang, Minggu 31 Januari 2021.

“Kebutuhan pasar yang bisa disuplai petani padi organik Magelang saat ini mencapai 250 ton per bulan yang diambil dari kawasan padi organik seluas 1.147 hektar di Bandongan, Grabag dan Sawangan,” kata Zanuar.

Sekertaris Dinas Pertaian menambahkan, KFC Artos merupakan salah satu pengguna produk beras organik Magelang. Kerja sama dengan KFC dimulai sejak 2018.

“Keunggulan beras organik rasanya pulen, wangi dan bersih dari kontaminasi kimia/pestisida,” tandas Zanuar.

Harga beras organik berkisar di antara Rp11 ribu hingga Rp15 ribu per kilogram tergantung dari kualitas berasnya.

Menurut Manajer kegiatan Upland Nasional, Faraka Sari keunggulan produk pertanian lokal perlu dikembangkan dan untuk itu pemerintah berkewajiban melakukan pendampingan kepada petani agar mendapatkan nilai tambah dari kegiatan yang dilakukan.

“Di Magelang yang melimpah sumber airnya, amat potensial dikembangkan padi organik, karena itu kita bantu petani Magelang untuk berkembang,” tutur Faraka.

Rencananya tahun ini kegiatan Upland akan dilaksanakan di 32 desa di 5 kecamatan. Yakni, Bandongan, Grabag, Sawangan, Tempuran, Kaliangkrik, dengan bantuan hibah dari Pemerintah Pusat yang berasal dari Islamic Development Bank (IDB) dan internasional Fund for Agricultural development