BERBAGI
Anggota Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Kota Pekalongan memberikan bantuan kepada korban banjir di empat kecamatan di Kota Pekalongan, Kamis (21/1/2021). (Foto: Humas Pemprov Jateng)

PEKALONGAN, Warta Nasional – Untuk meringankan beban masyarakat yang terkena dampak banjir, anggota Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Kota Pekalongan memberikan bantuan kepada korban banjir di empat kecamatan di Kota Pekalongan, Kamis 21 Januari 2021.

Bantuan tersebut di antaranya berupa Dapur Umum Kecamatan Pekalongan Timur dan Kantor Kecamatan Pekalongan Utara.

“Kami menyalurkan bantuan di empat kecamatan, yang diberikan dalam bentuk kebutuhan bahan pokok yang mendesak. Seperti mi instan, telur, minyak goreng, kecap, obat-obatan, serta uang tunai untuk membeli gas dan bumbu untuk keperluan dapur umum,” terang Ketua Korpri Kota Pekalongan, Slamet Prihantono, di sela penyerahan bantuan.

Totok sapaan akrabnya Ketua Korpri Kota Pekalongan, berharap partisipasi kepedulian bantuan dari Korpri Kota Pekalongan ini dapat bermanfaat bagi penerima manfaat, khususnya warga yang terdampak banjir. Sebab, bencana banjir yang menggenangi 16 kelurahan di Kota Pekalongan belum lama ini, menyulitkan warga untuk beraktivitas seperti biasa, termasuk kegiatan memasak.

“Karena kemarin kami mengecek sendiri kondisi di lapangan benar-benar prihatin, mereka tidak bisa memasak, beraktivitas seperti biasa, karena rumahnya terendam banjir,” tutur Totok.

Sementara itu, Camat Pekalongan Timur, Nur Sobah mengapresiasi kepedulian yang dilakukan anggota Korpri Kota Pekalongan untuk membantu kelancaran operasional dapur umum di wilayahnya. Nur Sobah menyebut, meski banjir telah berangsur surut, namun di wilayah Kecamatan Pekalongan Timur masih terdapat beberapa titik lokasi yang masih ada genangan air setinggi 10-30 sentimeter, khususnya di RW 02 Klego Segorek dan RW Kelurahan Gamer.

“Bantuan sembako yang diberikan Korpri hari ini, akan kami salurkan dalam bentuk nasi bungkus kepada warga kami yang masih terdampak banjir, sesuai dengan list prioritas wilayah yang terdampak parah dan jumlah KK yang dilaporkan di masing-masing RT. Kami serahkan dan koordinasikan pendistribusiannya lewat ketua RT masing-masing wilayah,” tegas Nur Sobah.

Hal senada juga diungkapkan Camat Pekalongan Utara, Sri Karyati. Kendati di Kecamatan Pekalongan Utara tidak membuka dapur umum, pihaknya akan mendistribusikan bantuan tersebut langsung ke warganya yang terdampak banjir, khususnya di dua wilayah kelurahan yang terdampak paling parah, yakni Kelurahan Krapyak dan Kelurahan Degayu. Agar merata, pembagiannya akan melibatkan pihak kelurahan.

“Untuk kejadian bencana banjir kemarin, di wilayah Kecamatan Pekalongan Utaraselain di Kelurahan Krapyak dan Degayu, kelurahan-kelurahan lain seperti Panjang Wetan, Panjang Baru, Kandang Panjang, tidak begitu parah banjirnya. Warga di pesisir Pantai Sari juga masih aman karena di wilayah pesisir tersebut biasanya bergantung ketinggian gelombang air laut (rob). Saat ini,warga yang sempat mengungsi juga sudah mulai kembali ke rumah masing-masing,” tandas Sri karyati.