BERBAGI
ilustrasi/istimewa

PEKALONGAN, Warta Nasional – Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, akan memprioritaskan pendistribusian logistik ke beberapa daerah rawan bencana, seperti Kecamatan Petungkriono, Lebakbarang, Kandangserang, dan Paninggaran.

Katua KPU Kabupaten Pekalongan Abu Rizal di Pekalongan, mengatakan bahwa pada kegiatan pendistribusian logistik pemilu tersebut, KPU telah menggandeng PT Pos Indonesia.

“PT Pos Indonesia sudah mulai memetakan daerah-daerah rawan sudah didatangi termasuk ke gudang tempat penyimpanan logistik di kecamatan,” katanya, Sabtu (16/03/2019)

Ia mengatakan KPU menerima 740.000 surat suara pemilu legislatif untuk DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) 10 Jawa Tengah dan 500 ribu surat suara Pemilu DPRD Provinsi Dapil 13 Jawa Tengah.

Setelah surat suara datang, kata dia, KPU akan melakukan pelipatan dengan waktu yang ditentukan sekitar 10 hari sehingga logistik itu bisa secepatnya didistribusikan ke ke kecamatan.

“Mulai hari ini, maupun dalam minggu ini, kita akan melakukan pelipatan surat suara yang diperkirakan memakan waktu sampai 10 hari,” katanya.

Sementara itu, Divisi Hukum dan Data Informasi Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Pekalongan Wahyudi Sutrisno mengajak masyarakat maupun mahasiswa menolak praktik politik uang pada pelaksanaan Pemilu 2019.

“Mahasiswa harus menjadi pelopor dan menjaga pemilu ini berintegritas, bersih dari politik uang, dan kecurangan lainnya. Oleh karena, kami mengajak para mahasiswa menggunakan hak pilihnya dengan baik,” pungkasnya. (Ant/WN)