BERBAGI
launching tilang elektronik ETLE
Polda Jateng launching tilang elektronik ETLE/Ambar Adi Winarso-Doc.Polda Jateng

SEMARANG, Warta Nasional – Launching ETLE hari ini ada 27 lokasi titik penegakan hukum tilang elektronik di wilayah Jateng.

Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi  melaunching ETLE atau tilang elektronik di Gedung Borobudur, Mapolda Jateng, Selasa 23 Maret 2021.

Dari 27 titik penegakan tilang elektrionik terdiri dari 21 CCTV dan 6 speedcam yang sudah beroperasi hari ini pula.

Polda Jateng menergetkan akan ada sebanyak 50 titik penegakan hukum tilang elektronik.

“ETLE mendukung program Kapolri juga mendidik masyarakat kita jaga diri pada aspek pelanggaran lalulintas,” kata Luthfi.

Ahmad Luhfi menjelaskan, ETLE bertujuan untuk menghindari interaksi anggota Polri dengan masyarakat saat pandemi Covid-19 agar tidak kontak langsung.

Tilang dan Pembayaran Denda

Lutfi menjelaskan, tilang elektronik untuk menilang para pengguna jalan yang melanggar aturan lalu lintas dengan merekam atau memotret pelanggar.

Pelanggaran adalah mereka yang tidak memakai helm, melanggar marka, tidak pakai sabuk pengaman, pakai handphone berkendara, dan melawan arus.

Termasuk pengendara menerobos lampu merah serta ugal-ugalan dan melebihi batas kecepatan maksimal 80 km per jam.

“Juga untuk menyadarkan masyarakat agar selalu mematuhi aturan lalu lintas,” kata Lutfi.

Pengguna jalan yang melanggar lalu lintas akan terekam dan tilang dengan pengiriman surat ke pelanggar sesuai alamat di STNK.

Apabila pelanggar bukan pemilik kendaraan, bisa melakukan klarifikasi sesuai pertanggungjawaban nama yang tertera di STNK.

Apabila tiga kali tidak respon otomatis akan blokir, lalu membayar denda menyertakan keseluruhannya baik KTP asli dan STNK.

“Harus sesuai jenis kendaraan dengan pemilik kendaraan sebenarnya,” kata Luthfi.

27 Titik Tilang Elektronik ETLE di Jateng

Sebagai informasi bagi masyarat berikut sebaran 27 titik CCTV ETLE sebagai penindakan hukum di Jateng.

  1. Semarang ada di 3 titik, Jalan Pandanaran depan RS Hermina, depan Kantor BRI, dan Jalan Brigjen Katamso.
  2. Demak, di Traffic Light Bogorme.
  3. Pati dua titik, Jalan Kol Sunandar dan Jalan A.Yani
  4. Surakarta enam titik, simpang Komplang, Balapan, Kerten, Sate Dahlan, Mujahidin, dan Patung Wisnu.
  5. Klaten dua titik, simpang 4 Pasar Srago dan simpang 4 Bendi Gantungan.
  6. Karanganyar, simpang 3 Nglano.
  7. Wonogiri, simpang 4 Ponten.
  8. Kebumen, simpang 5 Kebulusan.
  9. Cilacap dua titik, simpang 4 Terminal dan simpang 4 Alun-alun.
  10. Purbalingga (simpang 4 Terminal).

6 titik speedcam ada di Klaten dua titik, yakni Jalan Raya Solo-Jogja Ceper Klaten dan Jalan Raya Jogya-Solo Ceper Klaten.

Sedangkan di Boyolali ada  dua titik, yakni Jalan Nasional Boyolali-Solo Banyudono Boyolali dua Jalan Nasional Solo- Boyolali.

Karanganyar dua titik di Jalan Adi Sucipto Blulukan Colomadu- Solo Karanganyar dan Jalan Adi Sucipto Blulukan Solo- Colomadu Karanganyar. ***