Launching Gerakan Bangkit Bangsaku Bersama ACT DIY

YOGYAKARTA, Warta Nasional – Organisasi kemanusiaan, Aksi Cepat Tanggap (ACT) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) luncurkan gerakan “Bangkit Bangsaku” dalam rangka menjaga semangat optimisme serta meluaskan andil dalam membantu masyarakat di tengah pandemi COVID-19 dan ancaman resesi ekonomi,

“Di tengah pandemi saat ini hal yang paling terasa adalah lesunya ekonomi, dimana para pedagang kecil dan UMKM terkena imbas, sektor kesehatan yang memerlukan dukungan bersama, serta sektor sosial agar masyarakat mampu untuk menopang kebutuhan hidup dasar,” ujar Bagus Suryanto, Kepala Cabang ACT DIY saat peluncuran program Bangkit Bangsaku di D’Warna Cafe, Jum’at (9/10).

Gerakan ini, imbuh Bagus terfokus dalam 4 sektor vital, yakni sosial, ekonomi, kesehatan, dan sarana sanitasi air bersih.

 

Melalui gerakan Bangkit Bangsaku inilah ACT DIY berfokus pada penyelamatan 4 sektor vital, yakni sosial, ekonomi, dan kesehatan, serta sarana sanitasi dan air bersih.

“Fokus kami selain memberikan bantuan juga ingin memandirikan masyarakat melalui ekonomi. Juga pemenuhan kebutuhan paling dasar salah satunya adalah pangan, dan ketersediaan air bersih,” terangnya.

Lebih rinci, sektor sosial, ACT berfokus pada isu pangan untuk pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat, melalui program Lumbung Sedekah Pangan (LSP), Operasi Pangan Gratis (OPG), Operasi Beras Gratis (OBG), Operasi Makan Gratis (OMG), serta Sembako gratis untuk Lansia dan anak yatim.

Untuk sektor ekonomi, ACT membantu para pelaku usaha mikro dan ultra mikro agar mampu bertahan dan bangkit di tengah ancaman resesi ekonomi melalui program Wakaf Modal Usaha Mikro (WMUM), Sahabat UMI (Usaha Mikro Indonesia).

Sementara di sektor kesehatan, ACT membantu penyediaan APD bagi petugas medis, aksi disinfeksi, penyemprotan Probiotik, hingga dukungan pangan dan multivitamin bagi tenaga kesehatan yang menangani langsung kasus COVID-19.

Kemudian, sektor sarana sanitasi dan air bersih, ACT DIY sejak Agustus 2020 lalu telah rutin menyalurkan bantuan air bersih untuk masyarakat yang terdampak kekeringan di Gunungkidul, serta pembangunan Sumur Wakaf yang kini telah terbangun 34 titik di wilayah DIY. (WN-003)

Editor: Dian Nafiatul

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *