BERBAGI
Bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo dan Wakil Bupati Pemalang, Mansur Hidayat bersama jajarannya melakukan penanaman pohon di dua lokasi yang berbeda, Jum’at (19/3/2021)/Humas Pemkab Pemalang

PEMALANG, Warta Nasional – Upaya Pemerintah Kabupaten Pemalang dalam melestarikan alam di Wilayahnya dengan melakukan penanaman pohon di dua lokasi yang berbeda.

Penanaman diawali di sekitar mata air Kalisirem Desa Wanarata Kecamatan Bantarbolang kemudian dilanjutkan di sekitar mata air tuk sumber urip, Desa Beluk Kecamatan Belik. Adapun pohon yang ditanam meliputi jenis pohon Aren, Alpukat dan Mangga.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati  Pemalang Mukti Agung Wibowo didampingi Wakil Bupati Pemalang, Mansur Hidayat bersama Forkopimda, Sekda Pemalang, M. Arifin, Jum’at 19 Maret 2021.

Dalam sambutanya, Bupati Pemalang, Mukti Agung Wibowo mengajak semua yang hadir di acara itu untuk menjadikan kegiatan penanaman pohon sebagai wujud komitmen bersama dalam melestarikan alam yang sangat berguna bagi kelangsungan hidup manusia di masa yang akan datang.

“Saya berharap kegiatan ini dapat berjalan lancar dan pohon -pohon yang telah ditanam akan terus dijaga, sehingga kelestarian alam dan sumber air di Kabupaten Pemalang akan tetap terjaga”, harap Bupati

Menurut Bupati, upaya pelestarian lingkungan dan penghijauan yang dilakukan di daerah punggung ataupun pesisir, merupakan hal yang sangat baik dan bermanfaat bagi kelangsungan hidup manusia, di samping manfaat dari pepohonan yang dapat mengubah karbondioksida menjadi oksigen, pepohonan juga berfungsi sebagai penahan tanah dan air pegunungan.

“Fungsi tersebut yang membuat tanah di pegunungan tidak mudah longsor dan cadangan sumber mata air dapat terjaga dengan baik sampai sekarang.” tandas Bupati.

Bupati menekankan, apabila jumlah pohon yang ada berkurang dan pertumbuhan manusia terus meningkat setiap tahun, maka lama kelamaan cadangan sumber mata air akan berkurang, sedangkan kebutuhan akan air kian meningkat.

Kondisi yang demikian, kata Bupati tentu akan menjadi masalah jika tidak segera dilakukan pencegahan dan pelestarian. Dengan begitu semuanya bisa tahu betapa pentingnya air bagi kehidupan, dan begitu mendesaknya pelestarian alam untuk segera dilakukan,  dan hal itu merupakan permasalahan yang serius.

“Saya yakin jika kita tidak bertindak mulai dari sekarang bisa jadi anak cucu kita yang akan mengalaminya”, tutur Agung.

Bupati pesan, agar kegiatan penanaman pohon tersebut juga dapat dijadikan sebagai momentum strategis dalam upaya mengantisipasi dampak perubahan global, degradasi dan deforestasi hutan serta menjadi upaya konservasi sumber daya air.

Gerakan penanaman pohon, kata Bupati merupakan salah satu aksi konkrit untuk memulihkan kondisi daerah aliran sungai, sekaligus membangun kesadaran masyarakat untuk lebih aktif menanam pohon dan merawatnya.

“Kegiatan tersebut dapat menghasilkan suatu keseimbangan dan kelestarian lingkungan yang konkrit bagi masa depan sebagai modal utama pembangunan nasional menuju masyarakat yang makmur dan sejahtera.” Harap Bupati.