BERBAGI
Mahasiswa KKN UIN Walisongo sedang memnjelaskan Bahan-bahan untuk pembuatan Handsanitizer Foto: Fuad/WN

SEMARANG, Warta Nasional – Kebutuhan Hand Sanitizer yang kian lama meningkat seiring perkembangan Virus Covid-19 yang tak kunjung menurun Membuat Ketersediaan Hand sanitizer di pasaran sudah mulai langka, melihat permasalan tersebut Fuad Nashrullah Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler dari Rumah (RDR) UIN Walisongo Mengadakan Pelatihan pembuatan Hand sanitizer di pondok Pesantren Al-Ishlah mangkangkulon Tugu Kota Semarang.

Pelatihan dilaksanakan pada hari Sabtu tanggal 11 Oktober 2020 pukul 19.00 WIB. Pelatihan ini dihadiri 10 Peserta dengan Umur yang bervariasi. Mulai dari Umur 11 tahun samapai 17 tahun.

Pelatihan ini dilaksanakan setelah acara Asmaul Husna yang merupakan acara rutinan kamar setalah melaksanakan Sholat isya’. Pelatihan diawali dengan Pembukaan yang dipimpin oleh Mahasiswa KKN UIN Walisongo, Kemudian pemaparan materi dan pembuatan Hand Sanitizer Oleh Mahasiswa KKN UIN Walisongo dan di akhiri dengan penutupan dan foto bersama.

Pembuatan Hand Sanitizer Terbuat dari tiga bahan saja yaitu Alkohol 70 % Sebagai Pembunuh kuman, Extrak Aloevera memberikan tekstur seperti Hand Sanitizer dan pelembab kulit  dan yang terakhir adalah Esensial oil atau parfum yang berfungsi sebagai penutup bau yang kurang enak dari alkohol.

Pembuatannya sangat mudah dengan mencampurkan Alkohol dengan Extraks Aloevera dengan perbandingan Komposisi 2:1. Kemudian yang terakhir campurkan Esensial Oil Secukupnya dan diaduk sampai rata. Setelah bahan sudah tercampur dengan merata sempurna kita masukan Bahan tersebut keb dalam sebuah botol supaya Hand sanitizer bisa kita gunakan dengan mudah.

Pelatihan yang dilakukan Mahasiswa KKN bimbingan DR. Siti Tarwiyah M.HUM berjalan dengan lancar dan mendapat respon baik dari para santri, para santri juga sangat aktif dalam praktik  serta tidak sungkan untuk mengajukan pertanyaan.

Agung salah satu peserta pelatihan tersebut mengatakan, pelatihan yang dilakukan ini sangat membantu bagi para santri karena kebutuhan Handsabitizer tersebut.

“Diharapkan dengan adanya pelatihan ini para santri dapat membuat Hand Sanitizer sendiri yang dapat digunakan sendiri. Dalam pelatihan ini juga mahasiswa mengarakan agar masyarakat selalu menjaga kebersihan dan kesehatan,” ujarnya.

Pelatihan ini memberikan pengetahuan baru bagi para santri khususnya mengenai pengetahuan pembuatan Hands Sanitizer yang bisa dilakukan bagi para santri sendiri dan bisa di gunakan sendiri. (WN)

Pewarta : Fuad Nashrullah

Editor : Hanifah