BERBAGI
Tim KKN MIT Kelompok 71 UIN Walisongo Semarang saat melakukan presentasi kepada ibu-ibu PKK Desa Kalikangkung, Kelurahan Gondoriyo, Kecamatan Ngaliyan./ Tria Wulandari/Kelompok 71 KKN MIT 11 UIN Walisongo

SEMARANG, Warta Nasional – Desa kalikangkung yang terletak di kelurahan gondoriyo memiliki banyak sekali pohon pisang, oleh karena itu mahasiswa KKN UIN Walisongo Semarang berinisiatif memanfaatkan pohon pisang tersebut untuk meningkatkan UMKM desa kalikangkung.

Pada tanggal 16 Februari 2021, mahasiswa KKN mempresentasikan bagaimana pengolahan pohon pisang hingga menjadi gedebog goreng kepada ibu-ibu PKK Desa Kalikangkung.

Hal ini menarik daya keingin tahuan ibu-ibu PKK di Desa kalikangkung. Presentasi tersebut membuat minat ibu-ibu untuk berwirausaha meningkat.

Koordinator divisi kewirausahaan, Gusti Thauriq menjelaskan bagaimaan pengolahannya.

“Pertama pohon pisang yang akan kita gunakan yaitu bagian dalam pohon yang berwarna putih, kemudian kita belah menjadi 2 bagian kemudian diiris tipis-tipis dan dipotong berbentuk persegi panjang atau sesuai selera,” tuturnya.

Ibu-ibu PKK memperhatikan dengan seksama, dan ada juga yang menulis cara mengolah pohon pisang tersebut yang dijelaskan mahasiswa KKN Kelompok 71.

Sesekali beberapa ibu-ibu PKK ada yang bertanya mengenai bumbu apa saja yang digunakan.

“Setelah dipotong berbentuk persegi panjang ataupun sesuai selera, irisan gedebog pisang tersebut direndam di air garam selama kurang lebih satu hari satu malam. Jika sudah direndam selama satu hari satu malam, irisan gedebog pisang di peras kemudian ditiriskan,” jelas koordinator divisi kewirausahaan, Gusti Thauriq.

“Setelah itu irisan gedebog pisang tersebut dibalurkan campuran tepung terigu, tepung tapioka dan tepung crispy. Kemudian gedebog pisang yang sudah dibalur dengan tepung, digoreng dengan api sedang hingga berwarna keemasan, lalu angkat dan tiriskan.” katanya mengakhiri penjelasan.

Ketika penjelasan selesai salah satu ibu-ibu PKK yaitu ibu Anis, mengungkapkan pendapatnya mengenai presentasi mahasiswa KKN kelompok 71 ini.

“Menurut saya keripik gedebog ini ide yang bagus, berhubung disini banyak sekali yah pohon pisang, jadi bisa dimanfaatin mulai dari batang, daun hingga buah dari pisang ini. Apakah saya bisa memesan keripik gedebog ini mas, mba? ” ucap ibu Anis diiringi tawa kecil ibu-ibu PKK lainnya.

Hingga akhir presentasi, penjelasan pengolahan pohon pisang hingga menjadi keripik gedebog mendapatkan respon yang positif dari ibu-ibu PKK Desa Kalikangkung.

Harapannya dengan adanya ide keripik gedebog dan penjelasan cara pengolahannya oleh mahasiswa KKN Kelompok 71 ini, dapat meningkatkan UMKM di Desa Kalikangkung.(WN)