BERBAGI
Dinda Aliffa, mahasiswa KKN Reguler dari rumah melakukan sosialisasi stop body shaming (Foto : Tim KKN)

SEMARANG, Warta Nasional – Terselenggaranya program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler dari rumah angkatan 75 oleh UIN Walisongo Semarang menjadi kesempatan bagi para mahasiswanya untuk melakukan pengabdian dimasyarakat.

Salah satunya dengan sosialisasi “Stop Body Shaming Dimulai Dari Lingkungan Terdekat” yang dilakukan oleh Dinda Aliffa di Kecamatan Ungaran Timur.

Sosialisasi stop body shaming merupakan bagian dari gerakan kesehatan mental. Body shaming tergolong fenomena yang penting untuk diperhatikan karena merupakan salah satu bentuk dari bullying, hal tersebut dapat terjadi pada siapapun tanpa mengenal usia, bentuk tubuh maupun warna kulit tertentu, sehingga korban maupun pelaku dari berbagai macam usia.

“Kegiatan ini memang bagian dari program kerja individu di bidang pendidikan dan perdana saya lakukan. Saya berpikir bahwa sudah banyak dari teman-teman yang melakukan sosialisasi mengenai peduli covid-19, dan mungkin inilah saatnya saya memberikan perhatian lain mengenai kesehatan mental.” Tutur Dinda di sela-sela aktivitasnya.

Body shaming sendiri merupakan suatu komentar pada berat badan, ukuran atau bentuk tubuh, serta penampilan diri maupun orang lain. Komentarnya lebih mengarah pada suatu hinaan kepada mereka yang memiliki penampilan fisik maupun fashion yang dinilai cukup berbeda dengan masyarakat pada umumnya. Misalnya dengan memberi penyebutan pesek, cungkring, gendut dan lain sebagainya.

“Masih banyak masyarakat yang menganggap bahwa fisik atau penampilan seseorang bisa dijadikan sebuah lelucon atau hinaan, jika seperti itu maka fenomena body shaming akan terus ada. Tetapi, melalui sosialisasi stop body shaming dimulai dari lingkungan terdekat semoga dapat mengedukasi masyarakat serta menekan angka bullying.” Ungkap salah satu petugas Kecamatan Ungaran Timur. (WN)