BERBAGI
Ketua Komisi Dakwah dan Pengembangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, Muhammad Cholil Nafis, Lc, MA, Ph D saat memberikan pemaparan dalam webinar online KPI UIN Walisongo (Foto: Dok Pribadi)

SEMARANG, Warta Nasional – Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) UIN Walisongo Semarang adakan webinar nasional secara online dengan mengangkat tema “Reformulasi Dakwah Islam Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi di Massa dan Pandemi Covid 19”, Kamis (24/9) lalu.

Kegiatan ini diinisiasi atas fenomena pandemi yang mengharuskan berbagai sektor kehidupan mengalami perubahan. Salah satunya yakni perubahan dalam kegiatan-kegiatan dakwah Islam. Kegiatan ini juga mencoba mengkaji peranan teknologi informasi dan komunikasi dalam mewujudkan Islam yang rahmatan lil ‘alamin. 

“Tema ini pengembangan gagasan dari dosen-dosen KPI. Pemanfaatan media perlu ada pengawasan agar konten-konten tidak mengarah pada radikalisme, atau kafirisme, dan ini menjadi PR bagi institusi pendidikan,” kata Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Dr Ilyas Supena MAg dalam sambutan pembukaannya.

Lebih lanjut, Ilyas berharap institusi pendidikan mampu melahirkan dai-dai milenial yang tidak hanya  expert di bidang media namun juga di bidang dakwah.

Webinar yang diikuti 250 melalui platform Zoom ini menghadirkan lima narasumber yang merupakan akademisi dan praktisi dakwah di Indonesia, antara lain, Ketua Komisi Dakwah dan Pengembangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, Muhammad Cholil Nafis, Lc, MA, Ph D, dengan mengangkat bahasan model dakwah rasionalisasi agama yang naqli dalam menanggapi situasi pandemi dan sains, dakwah memberikan solusi atau problem solving masyarakat, serta bantuan langsung moril- materi.

Kemudian, Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Dr Helmy Faishal Zaini, ST, MSi yang menceritakan potensi dan perkembangan akun media sosial NU. Ada pula, Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat Muhammadiyah, Prof Dr Abdul Mu’thi, MEd dengan mengangkat bahasan strategi dakwah yang dinamis, pola dakwah koneksi virtual.

Tidak kalah menarik, kehadiran Dosen Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Walisongo, Dr Najahan Musyafak, MA yang turut membincang terkait implementasi dakwah baik  individu maupun organisasi beradaptasi dengan tatanan kehidupan baru. Kemudian ditutup dengan narasumber dari Director & Chief Strategy and Innovation PT Indosat Ooredoo, Ir H Arief Musta’in, MBA yang memaparkan dakwah goes digital, mengaplikasikan dakwah melalui informasi dan komunikasi. (WN-003).

Editor: Dian Nafiatul