BERBAGI
Bincang santai Muktamar ke-22 IPM
Muktamar ke-22 IPM cetak calon menteri dan pemimpin bangsa dalam Bincang Santai di UMP/Ambar Adi Winarso-Dok. UMP

PURWOKERTO, Warta Nasional – Muktamar ke-22 IPM (Ikatan Pelajar Muhammadiyah) saatnya cetak calon menteri dan pemimpin bangsa dari Muhammadiyah.

Muktamar ke-22 IPM akan berlangsung di Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), Banyumas, Jateng pada 25-28 Maret 2021.

Muktamar ke-22 IPM harus menjadi memoment untuk melahirkan calon pemimpin bangsa dari kalangan Muhammadiyah.

Pernyataan dari Rektor UMP Dr Jebul Suroso dalam Bincang Santri UMP Tuan Rumah Muktamar XXII IPM, Rabu 24 Maret 2021.

“Muktamar IPM kita seting untuk bisa menjadi calon-calon mentEri, calon legeslatif, dan calon pemimpin bangsa,” kata Jebul Suroso, di UMP.

Jebul Suroso meminta peserta IKM jika nantinya belum bisa mencetak menteri dan pemimpin maka harus berkomitmen bersama dalam momentum tersebut.

Rektor mengatakan UMP adalah rumah besar bagi persyarikatan, muktamar IPM akan di support penuh agar bisa berjalan dengan baik.

“Ini rumah kalian ko, jadi kader IPM seluruh Indonesia kami undang datang betul-betul ke UMP melalui forum virtual,” katanya.

“Keren kita juga menghormati ayahanda kita pimpinan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah,” imbunya.

Sementara itu, Ketua Umum PP IPM Hafidz Syafaaturrahman berharap besar karena agenda muktamar kali ini merupakan sejarah karena pertama online.

UMP menurutnya bisa menjadi percontohan kampus lain dalam menjalankan pergerakan saat pandemi Covid-19 ini.

“UMP menjadi sejarah pergerakan paska pandemi dan bisa menjadi percontohan karena IPM sudah memiliki system yang sangat luar biasa,” katanya.

Hafidz mengajak seluruh kader IPM untuk menyukseskan muktamar online pertama di UMP ini untuk menjadikan historis yang sangat luar biasa.

“Ini apresiasi luar biasa dari tim UMP dan ini juga menggambarkan kualitas kampus Muhammadiyah dan UMP ini lefelnya internasional,” jelasnya.

Mengutip laman ipm.or.id hasil musyawarah Tanwir IPM 2020, Muktamar Hybrid IPM akan dilaksanakan Maret 2021.

Apabila Januari 2021 kondisi membaik, kemungkinan akan menambah jumlah peserta yang hadir tatap muka.

Bahkan kemungkinan untuk menyelenggarakan muktamar tatap muka dengan seluruh peserta hadir.***