BERBAGI
Siswa SMP Negeri 2 Brangsong membersihkan ruang kelas dari endapan lumpur akibat banjir (Foto: Agus Riyadi/WN)

KENDAL, Warta Nasional – Siswa-siswi SMP Negeri 2 Brangsong membersihkan ruang kelas tempatnya belajar dari endapan lumpur akibat banjir yang menggenangi sekolah.

Banjir yang diakibatkan meluapnya Sungai Blorong tersebut, melanda di dua kecamatan di kabupaten Kendal pada Jumat 20 November 2020 dan merendam banyak sekolah dan rumah warga.

Menurut Kepala SMP Negeri 2 Brangsong, Faizin, ketinggian air yang masuk di ruang kelas anak didiknya bervariasi antara 60 centimeter hingga 1 meter. Akibatnya, banyak dokumen sekolah yang terendam dan tidak bisa diselamatkan.

“Hari ini beberapa siswa yang rumahnya dekat dengan sekolahan kita minta untuk masuk sekolah membantu membersihkan ruang kelas dari endapan lumpur sisa banjir kemarin,” terang Faizin, sabtu (21/11/2020).

Hal ini terpaksa dilakukan pihak sekolah, melihat kondisi endapan lumpur cukup tebal dan jika hanya mengandalkan tenaga dari pihak penjaga sekolah tidak mampu.

Dalam membersihkan endapan lumpur, pihak sekolah juga menggunakan mesin pompa agar mempermudah proses pembersihan ruang kelas.

“Tebalnya endapan lumpur di ruang kelas ketinggian bervariasi antara 5 sampai 10 centimeter,” ungkapnya.

Terpisah, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kendal, Sigit Sulistyo mengatakan, banjir yang terjadi jumat kemarin adalah banjir kiriman akibat daerah Kendal atas, yakni wilayah Kecamatan Boja dan Limbangan dilanda hujan deras, menyebabkan Sungai Blorong meluap.

“Meluapnya Sungai Blorong menyebabkan beberapa desa di Kecamatan Brangsong dan Ngampel terendam banjir dengan jumlah jiwa yang terdampak 8.282 jiwa. Namun hari ini air sudah surut dan warga sudah membersihkan rumahnya yang dipenuhi lumpur,” terang Sigit. (WN-007)