BERBAGI
Sekda Kabupaten Pemalang, M Arifin saat menyerahkan sertifikat di gedung Sasana Bhakti Praja Pemalang, Kamis (24/11/2020). (Foto Humas Pemprov Jateng)

PEMALANG, Warta Nasional – Sekda Kabupaten Pemalang, M Arifin  memberikan penghargaan dan sertifikat kepada Tiga kelompok pegiat lingkungan di Kabupaten Pemalang, Dalam Program Kampung Iklim (Proklim) Utama Tahun 2020. Di gedung Sasana Bhakti Praja Pemalang, Kamis (24/11/2020) lalu.

Pegiat lingkungan yang mendapat penghargaan proklim utama tahun 2020 adalah Kelompok Tani Sri Mulya (Dusun Dukuh Karang), Desa Bulakan Kecamatan Belik. Kemudian Kelompok Tani Makmur (Dusun Tanggeban) Desa Nyalembeng, serta Pusat Pelatihan Pertanian Pedesaan Swadaya (P4S) Bheger (Dukuh Karangpoh), Kecamatan Pulosari

Sekda M Arifin menjelaskan, Proklim merupakan program dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI dalam rangka meningkatkan ketertiban masyarakat dan pemangku lain, serta memberikan pengakuan terhadap upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim.

Sedangkan Kalpataru, merupakan penghargaan bidang lingkungan hidup yang diberikan oleh pemerintah kepada individu atau kelompok yang dinilai berjasa dalam merintis, mengabdi, menyelamatkan dan membina upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup dan kehutanan.

“Penghargaan kalpataru dan proklim merupakan pemacu semangat bagi masyarakat. Target utama yang ingin dicapai Pemerintah Kabupaten Pemalang adalah, munculnya warga ataupun kelompok masyarakat yang memiliki kesadaran, inovasi, kreativitas dan prakarsa, terhadap upaya pengelolaan dan perlindungan lingkungan hidup, serta tumbuhnya kampung-kampung iklim yang aktif melakukan upaya adaptasi, mitigasi dan ketahanan terhadap terjadinya perubahan iklim,” bebernya.

Sekda menyebut, beberapa penghargaan kalpataru pernah diperoleh masyarakat Kabupaten Pemalang antara lain, H San Mudai (Desa Gunung tiga) pada 1984. Kemudian pada tahun berikutnya, yaitu 1985 kalpataru diperoleh Nuryati.

Tak hanya itu, lanjutnya, S Atmo Widodo (Desa Gombong) juga pernah mendapatkan penghargaan kalpataru kategori perintis lingkungan. Dan pada 1999, Prayoto (Desa Kaligelang) memperoleh penghargaan kalpataru kategori pengabdi lingkungan.

“Kepada ketua kelompok tani dan kelompok masyarakat, pegiat proklim dan pegiat lingkungan untuk terus semangat dan aktif melakukan perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup Kabupaten Pemalang. Sehingga ke depan mendapatkan pengakuan dan penghargaan tertinggi proklim yaitu, proklim lestari,” harap Arifin. (WN)