BERBAGI
Pelatihan pelatih pencak silat wajib bersertifikasi IPSI
Para pelatih pencak silat ikuti Pelatihan Pelatih Prestasi di Hotel Siliwangi Semarang 10-11 April 2021/Ambar Adi Winarso-Dok.IPSI Semarang

SEMARANG, Warta Nasional – Pelatih pencak silat wajib bersertifikasi sebagai pelatih para atlet dalam naungan IPSI (Ikatan Pencak Silat Indonesia).

Selama ini para pelatih hanya mendapat binaan dari perguruan pencak silat masing-masing.

Menjadi permasalahan ketika para pesilatnya menjadi atlet dalam turnamen resmi membawa nama IPSI.

Maka perlu bagi IPSI memberi pelatihan agar resmi mendapat sertifikat dari IPSI sebagai legalitas.

“Sertifikat pelatihan menjamin legalitas para pelatih,” kata Joko Santoso, Ketua IPSI Kota Semarang.

Karenanya, IPSI Kota Semarang menggelar Pelatihan Pelatih Silat Prestasi pada 10-11 April 2021, kemarin di Hotel Siliwangi Sematrang.

Pelatihan diikuti oleh 55 pelatih dari 17 perguruan pencak silat di Kota Semarang. Selain pembinaan prestasi, ada materi peraturan pertandingan dan perwasitan.

“Pelatihan berguna ketika menjadi oficial pendamping atlet ketika bertanding,” katanya.

Terkait persiapan Pekan Olahraga Provinsi Jawa Tengah (PROPROV) Tahun 2022 cabor pencak silat melalukan pemusatan latihan untuk pembinaan atlet.

Pemusatan pelatihan telah berjalan dengan kouta 8 atlet dari 22 atlet yang mendapat binaan oleh IPSI Kota Semarang.

Joko Santoso mengharapkan Kota Semarang dapat meraih lima medali emas di ajang PORPROV 2022, di Pati.

“Mohon doanya, semoga Kota Semarang nanti mendapat lima medali emas,” tutur anggota DPRD Kota Semarang ini.

Target tersebut menurutnya cukup realistis. Karena pada PORPROV Tahun 2018 di Solo, atlet silat Kota Semarang mendapat 4 medali emas dan 2 perunggu.

Sementara itu, Ketua Komite Olahraga Indonesia (KONI) Kota Semarang Arnaz Agung Andrarasmara berharap pencak silat sebagai juara umum PORPOV 2022.

“Juara itu harga diri Kota Semarang. mari kita pertahankan sebagai juara umum ,” katanya. ***

Editor: Ambar Adi Winarso