BERBAGI
Warga mengantre di Pemandian Air Panas Ngasinan untuk terapi kesehatan dengan air hangat yang mengandung sulfur/Humas Pemkab Magelang

MAGELANG, Warta Nasional – Potensi alam Dusun Dimajar Desa Sumberarum Kecamatan Tempuran Kabupaten Magelang terbilang unik. Selain untuk berwisata, sumber mata air hangat, yang biasa digunakan oleh orang-orang sebagai tempat terapi penyembuhan, khususnya penyakit kulit.

Pemandian Air Panas Ngasinan, nama sumber mata air panas tersebut. Tempat ini sudah ada sejak zaman penjahan Belanda hingga saat ini struktur bangunannya tidak banyak perubahan.

“Dulu yang bikin pondasi di sumber air hangat adalah Belanda, kemudian ditembok seperti bilik dan digunakan untuk terapi mandi, karena mengandung sulfur, sehingga bisa mengobati penyakit kulit, disebut Pemandian Air Panas Ngasinan karena air hangat yang keluar terasa asin,” ucap salah satu warga pengelola tempat tersebut, Nurodin.

Seperti yang terlihat pada Minggu 21 Maret 2021 banyak antrean warga yang melakukan terapi di tempat itu. Dikarenakan ruang bilik terbatas, maka antrean terlihat menumpuk.

“Kalau hari libur antrean bisa panjang, karena bilik hanya bisa menampung sedikit orang. Mayoritas pengunjung datang bersama keluarga. Selain orang Magelang, pengunjung yang melakukan terapi juga datang dari Yogya, Semarang, Purworejo dan daerah lainnya,” terang Nurodin.

Nurodin mengatakan, mata air hangat juga keluar di sekitar Pemandian Air Panas Ngasinan. Bahkan ada yant memanfaatkan untuk kolam renang.

“Ada perumahan yang baru dibangun di sebelah Pemandian Air Panas Ngasinan, saat dibikin sumur ternyata airnya juga hangat. Di sebelah perumahan ada kolam renang baru yang airnya hangat,” papar Nurodin.

Kepala Desa Sumberarum Tempuran, Muhzen Fanani, mengatakan belum ada wacana untuk mengembangkan potensi desanya.

“Insya Allah akan dikembangkan, potensi alam Desa Sumberarum ini. Dan baru diketahui sumber air hangat di Dusun Dimajar saja,” terang Muhzen.

Untuk menuju ke lokasi Pemandian Air Panas Ngasinan, bisa melalui Desa Sumberarum Tempuran, dengan akses jalan bisa dilalui kendaraan roda empat atau bisa melalui Jembatan Gantung Dusun Jati Desa Kalinegoro Kecamatan Mertoyudan, dengan kendaraan roda dua.