BERBAGI
Pedagang kaki lima (PKL) Kota Rembang. (Foto: Humas Pemprov Jateng)

REMBANG, Warta Nasional – Pemerintah Kabupaten Rembang memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) hingga Senin 8 Februari 2021.

Bupati Rembang Abdul Hafidz menyampaikan, walaupun PPKM diperpanjang, namun pihaknya sedikit melonggarkan kebijakan waktu operasional malam.

Dimana, sekarang pedagang kaki lima (PKL) yang semula hanya dapat beropreasi hingga pukul 19.00 WIB, kini diperlonggar menjadi pukul 21.00 WIB.

Hal tersebut disampaiakan Bupati Rembang Abdul Hafidz dalam keterangannya kepada wartawan di ruang rapat bupati, Senin 25 Januari 2021.

“Mulai Senin ini (25/1/2021), mereka bisa buka sampai pukul 21.00 WIB, namun dengan catatan. Mulai jam 20.00 (WIB), PKL sudah tidak boleh melayani makan di tempat. Tetapi boleh melayani pembeli dengan dibawa pulang atau dibungkus,” terang Hafidz.

Selain PKL, lanjut bupati, kebijakan waktu operasional swalayan, toko modern juga dilonggarkan, dari yang semula maksimal pukul 19.00 WIB, kini dilonggarkan menjadi pukul 20.00 WIB.

Ditambahkannya, dalam kebijakan perpanjangan PPKM juga memperbolehkan tempat wisata bisa buka pada Sabtu dan Minggu. Namun demikian, pengelola perlu membatasi pengunjung yang datang.

“Untuk tempat wisata bisa buka dua hari, Sabtu dan Ahad. Nanti pengunjung dibatasi maksimal 30 persen dari jumlah kapasitas,” imbuh Hafidz.

Disampaikan Bupati, perpanjangan PPKM sendiri menindaklanjuti instruksi dari Kemendagri RI dan Surat Edaran Gubernur Jawa Tengah. Menurutnya, sejak PPKM, kasus Covid-19 di Kabupaten Rembang menurun drastis. Hingga Senin 25 Januari 2021, kasus aktif Covid-19 di Rembang sudah turun di angka 210 kasus. Padahal sebelum PPKM mencapai 500 kasus.